in

15 Cara Membersihkan Karang Gigi Secara Alami dan Cepat

Via huffpost.com

Merawat kesehatan gigi merupakan hal penting yang harus dilakukan setiap orang. Pasalnya, gigi memberikan konstribusi cukup besar terhadap penampilan. Seseorang yang memiliki gigi putih dan sehat pasti akan menunjukkan senyum lebih menawan dibandingkan orang yang giginya tidak terawat, misalnya saja berwarna kuning dan berkarang.

Adanya karang gigi biasanya membuat seseorang menjadi minder dan takut untuk berbicara dengan orang lain. Selain itu, karang gigi juga bisa memicu terjadinya gigi berlubang. Nah, sebenarnya apa sih karang gigi itu? Darimana asalnya, dan bagaimana cara membersihkan karang gigi? Berikut ini ulasan lengkap yang disajikan oleh OhGitu. Simak terus ya!

Apa itu Karang Gigi?

Pada dasarnya, rongga mulut adalah tempat bersarangnya bakteri. Walaupun Kamu telah membersihkannya (menggosok gigi) namun tetap saja masih ada bakteri yang tersisa di mulut. Dilansir dari laman WebMD.com, karang gigi ini terbentuk dari reaksi kimiawi antara protein, sisa-sisa makanan dan bakteri. Hasil dari reaksi tersebut adalah sebuah plak berwarna kuning yang menempel di gigi. Apabila plak ini dibiarkan begitu saja, maka plak akan semakin mengeras dan lengket hingga menyebabkan karang.

Adanya karang gigi dapat menyebakan beragam komplikasi, seperti iritasi dan peradangan pada gusi. Selain itu, karang gigi juga memicu bau mulut bahkan gigi berlubang. Karang gigi yang tidak segera diatasi akan sulit untuk dibersihkan. Dibutuhkan alat khusus untuk menghilangkan karang tersebut.

Penyebab Munculnya Karang Gigi

Adanya karang gigi yang bersemayam dalam rongga mulut tentu bukan tanpa alasan. Terdapat beberapa faktor yang menjadi penyebab munculnya karang gigi, diantaranya yaitu:

1. Tidak Menggosok Gigi Sesudah Makan

Sebagian orang mungkin berpikir bahwa menggosok gigi cukup dilakukan pagi dan malam hari. Ya, menggosok gigi di malam hari memang penting sebab di saat kita tidur biasanya kuman berkembang lebih cepat. Namun demikian, menggosok gigi setiap selesai makan lebih dianjurkan. Hal ini bertujuan agar tidak ada sisa makanan yang menempel di celah-celah gigi. Dengan berkumur dan menggosok gigi setelah makan maka kesehatan mulut akan terjaga dengan baik.

2. Kebiasaan Mengonsumsi Makanan Tertentu

Karang gigi juga bisa ditimbulkan akibat kebiasaan mengonsumsi makanan tertentu, misalnya minuman berkafein (seperti kopi dan teh), kebiasaan merokok, serta mengonsumsi makanan manis berlebihan (seperti permen dan coklat). Oh ya, makanan berkabohidrat juga bisa menjadi pemicu karang gigi. Oleh sebab itu, Kamu dianjurkan untuk menyikat gigi sesudah makan.

3. Cara Menyikat Gigi Yang Salah

Sudah rutin menggosok gigi, tapi masih saja ada karang? Coba deh ingat-ingat bagaimana metode yang Kamu gunakan untuk menyikat gigi. Apakah Kamu yakin sudah benar? Menggosok gigi asal-asalan tidak akan mampu membersihkan sisa makanan secara tuntas. Mungkin hanya menjangkau permukaan bagian tengah saja.

Saat menggosok gigi, pastikan sikat menjangkau seluruh bagian gigi. Untuk bagian permukaan depan, lakukan gerakan vertikal atau melingkar dari atas ke bawah hingga ke bagian tepi gusi. Tak lupa pula, bersihkan lidah menggunakan pembersih lidah untuk menghilangkan kuman sisa makanan. Setelah itu, berkumurlah hingga bersih.

4. Plak Yang Dibiarkan Saja

Jangan pernah meremehkan plak yang muncul di gigi. Apabila Kamu melihat ada sedikit plak kekuningan maka segera bersihkan. Biasanya plak yang masih tipis bisa dihilangkan dengan menggosok gigi. Sedangkan untuk plak yang sudah agak lama terbentuk, Kamu bisa membersihkannya dengan mengunjungi klinik gigi. Keberadaan plak yang disepelekan dan tidak segera diatasi bisa memicu timbulnya karang gigi.

Efek dan Bahaya Karang Gigi Bila Tidak Dibersihkan

Terdapat beberapa efek dan bahaya dari karang gigi yang tidak segera dibersihkan. Diantaranya yaitu:

1. Bau Mulut

Efek pertama yang akan dirasakan saat karang mulai terbentuk di gigi adalah bau mulut. Bau ini muncul akibat menumpuknya sisa-sisa makanan yang dalam gigi yang telah terinfeksi bakteri dan mengalami pembusukan. Saat bakteri ini mengeluarkan toksin dan merusak gusi maka bau mulut akan semakin parah. Bahkan memicu kerusakan gigi.

2. Gingivitis (Radang Gusi)

Ketika plak yang terbentuk semakin menumpuk, perkembangan bakteri juga menjadi lebih pesat. Bakteri akan membentuk sarang di garis gusi sampai pada akhirnya menyerang gusi dan menimbulkan peradangan. Tanda-tanda orang yang mengalami radang gusi atau gingivitis biasanya gusinya mengerut, gusinya bengkak, warna gusi tampak lebih merah dan cenderung mengalami pendarahan.

3. Periodontitis

Radang gusi yang tidak diatasi memicu masalah lebih berat, yakni periodontitis. Kondisi ini terjadi saat infeksi gusi sudah parah hingga menyebabkan kerusakan pada tulang dan jaringan lunak yang mana ditandai dengan terbentukanya kantong atau lingkaran-lingkaran di permukaan gusi.

Seseorang yang menderita periondontitis akan menunjukkan beberapa gejala, seperti warna gusi menjadi sangat merah agak keunguan, selain itu teksturnya juga lebih lunak dan tampak menyusut. Nafas si penderita menjadi bau, terkadang disertai keluarnya nanah serta kondisi gigi yang mulai rapuh.

4. Gigi Berlubang

Apabila gusi serta jaringan-jaringan di dalamnya telah rusak dan terinfeksi bakteri maka tulang gigi pun juga akan semakin lemah. Kondisi ini meningkatkan risiko gigi berlubang. Tidak banyak yang bisa diusahakan sebab infeksi sudah terlalu menjalar. Dan jalan satu-satunya hanyalah merelakan kehilangan gigi.

5. Gangguan Kesehatan Lainnya

Bahaya yang paling mengerikan dari karang gigi yakni ketika bakteri telah masuk ke gusi dan menginfeksi jaringan lunak di dalamnya. Hal ini bisa saja menyebabkan bakteri ikut masuk ke dalam tubuh bersama aliran darah, sehingga memicu berbagai gangguan kesehatan seperti gangguan penafasan, ganggaun jantung, stroke dan sebagainya.

4 Cara Membersihkan Karang Gigi Dengan Metode Umum

Karang gigi tidak boleh dibiarkan saja. Sebelum menimbulkan gangguan kesehatan yang serius, sebaiknya bersegeralah untuk membersihkan karang gigi. Nah, di bawah ini beberapa cara membersihkan karang gigi. Kira-kira apa saja ya?

1. Menggosok Gigi Dengan Cara Yang Benar

Via ahchealthenews.com

Dilansir dari lama MouthHealthy.org, The American Dental Association (ADA) menyatakan bahwa terdapat beberapa teknik khusus yang harus diperhatikan saat menyikat gigi, yakni:

  • Pegang sikat gigi dengan sudut 45 derajat dari garis gusi
  • Perlahan gerakkan sikat ke arah belakang secara perlahan
  • Jangkau seluruh bagian gigi, mulai dari permukaan luar, permukaan dalam dan atas gigi geraham yang digunakan untuk mengunyah
  • Untuk membersihkan permukaan gigi depan, miringkan sikat secara vertikal, lalu gosok dengan cara naik turun

American Dental Association(ADA) juga memberikan rekomendasi tips-tips dalam menyikat gigi:

  • Pastikan menyikat gigi minimal 2 kali dalam sehari
  • Gunakan sikat gigi berbulu lembut agar bisa menjangkau seluruh bagian
  • Ganti sikat gigi dengan yang baru setelah 3-4 bulan

2. Gunakan Siwak

Via thisisatoothbrush.com

Kalian pasti pernah mendengar tentang siwak, bukan? Bahan untuk menyikat gigi ini juga sering dikenal sebagai miswak. Bahan ini diperoleh dari ranting pohon. Umumnya sih pohon arak (Salvador Persica) yang banyak tumbuh di kawan Afrika, Arab dan Asia Barat.

Di jaman dahulu, siwak ini telah dimanfaatkan untuk alat menggosok gigi. Dan baru-baru ini para ilmuwan menemukan bukti bahwa siwak berperan ampuh dalam mengatasi karang gigi.

Hal tersebut dikarenakan dalam siwak terkandung enzim yang dapat mencegah terbentuk plak, serta kandungan senyawa asam antibakteri yang berfungsi untuk membunuh bakteri di rongga mulut.

Siwak juga mengandung bahan-bahan lain yang sering ditemukan di pasta gigi, semisal flouride, pottasium, vitamin C, tannin, klorida, sulfur dan sebagainya.

3. Gunakan Pasta Gigi Yang Mengandung Flouride

Via periclean.com

Untuk mencari pasta gigi berflouride tentu bukanlah hal yang sulit. Ya, bahkan hampir semua perusahaan pasta gigi menambahkan senyawa tersebut pada produk mereka. Hal ini dikarenakan flouride ampuh mengatasi karang gigi, mencegah terjadinya pembusukan makanan di gigi, serta memperkuat enamel gigi.

Apabila Kamu rutin menggosok gigi dengan pasta berflouride, maka karang gigi perlahan akan memudar (selama kondisi itu belum terlalu parah). Tapi perlu diperhatikan juga, hindari mengkonsumsi makanan manis dan bersoda sebab bisa memperburuk kerusakan gigi.

4. Menggunakan Benang Gigi (Dental floss)

Via youroralhealthhub.com

Seringkali plak dan karang muncul pada bagian gigi ujung yang berdekatan dengan gusi, sehingga sulit dijangkau dengan sikat. Nah untuk mengatasi hal tersebut, Kamu bisa mencoba menggunakan benang gigi. Walaupun tidak bisa membersihkan secara tuntas, namun penggunaan benang gigi bisa sedikit merontokkan karang. Tapi Kamu juga harus berhati-hati! Jangan menggosoknya terlalu keras karena bisa menipiskan email gigi bahkan melukai gusi.

10 Cara Menghilangkan Karang Gigi Secara Alami

Selain dari cara-cara diatas, karang gigi juga bisa dibersihkan dengan menggunakan bahan-bahan alami. Tentunya bahan ini aman, tidak menimbulkan efek samping, dan sangat mudah didapatkan.

1. Jambu Biji

Via wallsdesk.com

Apakah Kamu penggemar jambu biji? Nah buah yang satu ini telah diteliti dapat membantu menghilangkan plak dan karang gigi. Dalam sebuah studi yang dilakukan di India dan dimuat dalam Journal of Applied Microbiology, dipaparkan bahwa jambu biji berpotensi dijadikan obat untuk penyakit periodental (penyakit yang berhubungan dengan gusi) serta ampuh membunuh bakteri Streptococcus mutans (yakni bakteri penyebab terbentuknya plak gigi). Daun jambu biji juga berguna dalam mengatasi inflamasi dan rasa nyeri.

Untuk penggunaanya, Kamu bisa langsung mengunyah buah jambu biji yang telah dipotong-potong. Taburkan sedikit garam dan pastikan Kamu mengunyahnya tepat dibagian gigi yang berkarang. Agar hasilnya cepat terlihat, lakukan hal ini 1-2 kali dalam sehari hingga karang mulai memudar.

2. Baking Soda

Via curejoy.com

Bahan makanan yang juga dikenal sebagai sodium bicarbonate ini biasanya sering digunakan ibu-ibu untuk sebagai pengembang kue. Tapi di balik itu, ternyata bahan ini juga ampuh dalam menghilangkan karang gigi. Hal ini dikarenakan baking soda bersifat basa sehingga dapat membantu menetralkan pembusukan asam yang terjadi di dalam mulut.

Untuk penggunaanya, Kamu bisa mengombinasikan 1 sendok teh baking soda dengan ½ sendok teh garam. Aduk rata kedua bahan dalam cangkir. Kemudian oleskan bahan tersebut pada sikat gigi. Lalu menyikatlah seperti biasanya. Setelah selesai, pastikan Kamu berkumur hingga bersih. Baking soda hanya boleh digunakan 1 kali dalam seminggu. Apabila Kamu menerapkan metode ini terlalu sering maka efeknya enamel gigi akan tipis dan rusak.

3. Cengkeh

Via zliving.com

Penelitian yang dilakukan di India dan diterbitkan dalam Journal of Indian Society of Periodontology memapaparkan bahwa rempah yang satu ini memiliki khasiat dalam mengatas sakit gigi serta menghilangkan karang atau plak. Hal ini dikarenakan di dalamnya terkandung senyawa yang bertugas sebagai anti-plak dan anti-gingvitis (peradangan pada gusi).

Untuk membuatnya, pertama Kamu harus menghaluskan cengkeh terlebih dahulu. Kemudian ambil kira-kira 1 sendok teh bubuknya, tuangkan dalam mangkuk. Lalu tambahkan 5 tetes minyak zaitun. Aduk rata. Selanjutnya gunakan ramuan ini untuk menggosok gigi.

4. Lidah Buaya

Via superfoodsrx.com

Siapa yang tak kenal lidah buaya? Lendir dari tumbuhan ini telah lama diteliti oleh para ilmuwan dan mereka menemukan adanya kandungan anti bakteri dan anti mikroba. Oleh sebab itu, tak heran banyak masyarakat yang memanfaatkan lendir daun ini untuk mengatasi radang gusi, mengilangkan plak dan juga karang gigi.

Untuk penggunaanya Kamu hanya perlu mengoleskan lendir atau gel-nya pada gigi dengan menggunakan tangan atau sikat gigi. Tunggu kurang lebih 10-15 menit. Setelah itu berkumurlah dengan air bersih. Obat ini bisa Kamu gunakan 2-3 kali dalam seminggu.

5. Cuka Putih

Via tescoliving.com

Selama ini mungkin orang hanya menggunakan cuka putih untuk bumbu memasak. Padahal cuka ini juga bisa dimanfaatkan untuk mengatasi masalah kesehatan. Misalnya saja membersihkan karang gigi. Sebagaimana dijelaskan dalam International Journal of Advanced Health Sciences, bahan ini memiliki kandungan asam cukup tinggi yang bisa berperan dalam menghilangkan plak dan mencegah kerusakan enamel gigi.

Untuk menggunakannya, Kamu bisa melarutkan 1-2 sendok teh cuka ke dalam setengah cangkir air ruam-ruam kuku. Kemudian tambahkan sedikit garam. Dan gunakan larutan ini berkumur-kumur sekali dalam sehari.

6. Kulit Jeruk

Via cooking-spree.com

Tak hanya buahnya saja yang mengandung beragam khasiat. Ternyata kulit jeruk pun juga tak kalah bermanfaat. Selain digunakan sebagai pewangi ruangan dan pengusir nyamuk, kulit jeruk juga ampuh dalam menghilangkan karang gigi dan sebagai cara memutihkan gigi. Hal ini dikarenakan adanya kandungan limonene di dalamnya. Serta vitamin C yang berperan sebagai antibakteri.

Untuk penggunaanya, cukup usapkan kulit jeruk segar pada bagian gigi yang berkarang. Diamkan selama 7 jam atau Kamu bisa menggunakannya saat tidur malam. Keesokan paginya berkumurlah dengan air hingga bersih.

7. Biji Wijen

Via naturehomeasia.com

Cara membersihkan karang gigi secara tradisional yang sering diterapkan oleh masyarakat yakni dengan menggunakan biji wijen. Biji ini memiliki kandungan minyak yang berpotensi melawan bakteri streptococcus mutans penyebab terbentuknya plak gigi.

Untuk menggunakannya, Kamu hanya perlu mengunyah biji-nya. Pastikan untuk mengunyah di bagian gigi yang berkarang. Kemudian ratakan dengan sikat gigi. Terakhir berkumurlah dengan air bersih. Oiya, hindari untuk menelan biji ini ya!

8. Keju

Via zimbio.com

Dipublikasikan dalam Journal of European Academy of Pediatric Dentistry, produk olahan susu ini memiliki kemampuan meningkatkan kadar kalsium pada gigi, menguatkan enamel gigi, menetralisir asam dan membersihkan plak serta karang gigi. Untuk memperoleh manfaatnya, Kamu cukup menguyahnya beberapa potong setiap hari. Sebaiknya pililah keju asli yang tidak mengandung gula. Misalnya keju cheddar atau keju Swiss.

9. Teh Hijau

Via cancerfightersthrive.com

Apakah Kamu pernah mengonsumsi teh hijau? Teh dari golongan Camellia sinensis ini memiliki banyak khasiat bagi kesehatan. Dilansir dari DavidWolfe.com, teh hijau dapat menghambat pertumbuhan bakteri pembentuk plak hanya dalam hitungan menit, serta ampuh menghilangkan karang gigi dan mencegah radang gusi.

Untuk menggunakannya, Kamu bisa menggunakan rebusan air teh hijau untuk berkumur. Bahan ini aman dan tidak memicu efek samping apapun.

10. Makanan Pedas

Via der-puten-shop.de

Mengonsumsi makanan pedas bisa membantu mengurangi kerusakan gigi. Semisal bawang, rempah ini kaya akan vitamin (seperti vitamin B6, vitamin C, asam folat) yang dapat melawan bakteri dalam mulut.

Selain itu, cabe juga bisa digunakan alternatif alami penjaga kesehatan mulut. Cabe memiliki vitamin A yang berpotensi melawan infeksi, mengatasi rasa nyeri, serta meningkatkan sekresi saliva untuk mencegah bau mulut. Namun demikian, perlu diperhatikan juga bila Kamu mengonsumsi makanan pedas yang mengandung asam berlebihan, hal ini tidak dianjurkan sebab bisa berisiko mengikis enamel gigi.

Metode Scale: Cara Membersihkan Karang Gigi Secara Medis

Cara Membersihkan Karang Gigi
Via standard.co.uk

Cara yang paling efektif dan cepat dalam membersihkan karang gigi adalah lewat perawatan medis di klinik gigi. Metode ini memang memerlukan biaya yang tidak sedikit namun hasilnya dipastikan lebih optimal. Biasanya dokter menggunakan metode Scale untuk membersihkan karang pada gigi. Metode ini dianggap efektif karena bisa menjangkau seluruh bagian gigi, dari bagian permukaan, garis gusi hingga akar gigi.

Ada beberapa tahap untuk melakukan metode ini:

  • Dokter akan membius pasien dengan memberikan obat anestesi lokal untuk mematikan fungsi syaraf sementara terhadap rasa sakit
  • Beberapa orang ada yang diberikan obat antibiotik tergantung pada tingkat keparahan karang gigi
  • Setelah itu, dokter akan langsung bertindak membersihkan karang dengan menggunakan alat ultrasonic Scaler. Alat ini dapat membantu mengikis karang lewat getaran yang dihasilkan, serta membunuh bakteri yang ada di dalam gigi.
  • Setelah proses selesai, pasien kembali diberikan obat antiobiotik untuk meredakan rasa nyeri dan menghilangkan sisa-sisa bakteri
  • Agar hasil lebih optimal, nantinya dokter juga akan membersihkan bekas karang dengan menggunakan metode polish. Dengan demikian gigi bisa benar-benar kembali putih dan sehat.

Demikianlah beberapa cara membersihkan karang gigi yang diulas oleh OhGitu. Terlihat mudah, bukan? Namun sebenarnya membersihkan karang gigi bisa dikatakan cukup sulit.

Oleh sebab itu, sebelum penyakit itu datang cegalah dengan menggosok gigi secara teratur dan hindari mengonsumsi makanan mengandung gula serta berkafein secara berlebihan.

Comments

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…