Via chemistryworld.com

Sudah Benarkah Surat Lamaran Kerja Kamu? Cek Dulu!

Membuat curriculum vitae yang mentereng, sudah. Memastikan akun pribadi di platform pencarian kerja seperti LinkedIn terisi dengan lengkap, juga sudah. Mengirim banyak lamaran ke perusahaan yang diincar, tak ketinggalan dilakukan. Tapi mengapa belum ada juga yang memberi respon positif ya?

Bisa jadi masalahnya adalah surat lamaran kerja yang kamu kirim! Setiap kali melamar kerja ke sebuah perusahaan, tentu kamu perlu menulis surat khusus yang berisi pernyataan bahwa kamu tertarik untuk bergabung dengan perusahaan itu, bukan?

Namun Perusahaan Tidak Meminta, Kok?

Via sevenringscement.com

Bisa jadi pihak perusahaan memang tidak secara langsung meminta kamu menyertakan surat lamaran kerja sebagai salah satu dokumen wajib. Namun tetap saja, menulis sebuah surat lamaran kerja akan memudahkan kamu menggarisbawahi kelebihan dan prestasi untuk menarik perhatian perusahaan.

Bayangkan saja dalam sehari, HR perusahaan mendapatkan ratusan bahkan ribuan lamaran pekerjaan. Tentu semua diseleksi awal hanya dalam waktu beberapa detik, bukan? Semakin menarik dan tepat sasaran surat lamaran kerja, bisa jadi kamu akan mendapat kesempatan untuk ditinjau lebih jauh.

Apa Isinya?

Cara Membuat CV Yang Menarik
Via lifehacker.com.au

Surat lamaran kerja juga dikenal dengan istilah cover letter atau job application letter. Isinya adalah rangkuman pencapaian dan prestasi yang menjelaskan mengapa kamu layak mendapatkan posisi tersebut. Bedanya dengan CV, surat lamaran kerja lebih singkat sehingga penting untuk tahu betul apa yang ingin kamu sampaikan.

Sebisa mungkin, jangan membuat surat lamaran pekerjaan yang sama untuk seluruh perusahaan yang kamu daftar. Akan jauh lebih baik lagi jika kamu membuat setiap surat itu berbeda dan personalized.

Untuk mengetahui cara membuat surat lamaran pekerjaan, pertama-tama ketahui kualifikasi yang diinginkan perusahaan dari iklan lowongan yang mereka pasang. Lalu, cantumkan hal itu dalam surat lamaran pekerjaan kamu.

Cara Membuat Surat Lamaran Kerja

Via blog.indeed.com

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat membuat surat lamaran kerja. Kamu hanya punya ruang yang singkat, tidak lebih dari satu halaman, so make the best of it. Beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah:

Perhatikan Format Penulisan

Lain halnya dengan tulisan email untuk rekan atau surat informal lainnya, format penulisan harus sangat diperhatikan. Gunakan font yang mudah dibaca dengan ukuran margin dan align yang juga tepat. Intinya, gunakan standar untuk dokumen formal ya!

Pembuka (Heading)

Bagian awal surat lamaran kerja sebaiknya dibuka dengan sapaan siapa yang akan membaca surat ini (pihak perusahaan). Sapa dengan sopan dan ejaan nama yang tepat. Contohnya: Yth. Bapak/ Ibu disusul dengan nama perusahaanya.

Bagian Isi (Body)

Untuk bagian isi dari surat lamaran kerja, kategorikan dalam tiga bagian, yaitu:

  • Paragraf pertama memperkenalkan diri dan menyebutkan pekerjaan yang diminati, termasuk dari mana mengetahui lowongan pekerjaan tersebut.
  • Paragraf kedua adalah bagian terpenting berisi detil yang relevan tentang pengalaman dan prestasi kamu. Ingat, jangan bertele-tele dengan menyebutkan semuanya. Tekankan yang paling sesuai dengan kriteria pegawai yang mereka cari.
  • Paragraf ketiga berisi ucapan terima kasih atas kesediaan menerima lamaran pekerjaan kamu. Bisa juga ditambahkan informasi kontak untuk follow-up.

Penutup (Closing)

Di bagian akhir, tutup surat lamaran kerja kamu dengan ucapan yang sopan seperti: Dengan Hormat, Salam, dan semacamnya. Tambahkan juga nama lengkap dan tanda tangan kamu. Jika surat lamaran pekerjaan kamu kirim lewat email, maka tanda tangan bisa diganti dengan informasi kontak.

Gunakan Kata Kunci

Lagi dan lagi, jangan lupa untuk selalu menuliskan kata kunci yang juga tercantum dalam iklan lowongan pekerjaan mereka. Contohnya jika mereka mencari seorang Media Relation Officer, kemukakan skill dan pengalaman yang terkait dengan bidang itu.

Jangan Terlalu Panjang

Dari format di atas, pada dasarnya surat lamaran pekerjaan sebaiknya tidak lebih dari 4 paragraf. Ingat, pihak HR tidak punya banyak waktu untuk membaca surat lamaran pekerjaan yang terlalu panjang.

No Error

Satu hal yang tidak kalah penting adalah memastikan tidak ada satupun kesalahan dalam surat lamaran pekerjaan kamu. Jangan sampai ada satu saja kurang ketik atau typo yang justru membuat pihak perusahaan enggan mempertimbangkan kamu untuk lanjut ke tahap berikutnya.

Itu sebabnya bacalah berulang kali dan jangan malas untuk menyunting ulang. Bila perlu, minta tolong orang lain untuk membaca dan memeriksanya untuk kamu.

Beri Sentuhan Personal

Semakin berbeda surat lamaran pekerjaan kamu, tentu besar kemungkinan pihak perusahaan akan lebih mengingat kamu dibandingkan dengan ratusan pelamar lainnya. Itu sebabnya penting untuk menyiratkan pesan bahwa kamu adalah orang yang tepat untuk perusahaan lewat surat lamaran ini.

Perhatikan juga jika pihak perusahaan meminta ada ketentuan khusus seperti kode judul atau ke mana surat harus dialamatkan. Menulis surat lamaran pekerjaan lewat email atau surat juga berbeda dan perlu kamu ketahui bagaimana formatnya.

Selain itu, kamu juga bisa menambahkan alamat LinkedIn, Twitter, atau Blog pribadi yang bisa merepresentasikan lebih jauh bagaimana jejak digital kamu. Artinya penting untuk memastikan semua channel yang kamu cantumkan telah membentuk branding yang profesional.

Pihak perusahaan pasti akan melakukan screening di dunia digital jika mereka ingin mempertimbangkan kamu sebagai kandidat mengisi posisi yang kosong. Ketika ini terjadi, pastikan kamu memiliki rekam jejak digital yang representatif.

Lewat cara membuat surat lamaran pekerjaan di atas, maka tidak menutup kemungkinan kamu akan dipanggil untuk tes tahap selanjutnya di perusahaan-perusahaan yang kamu minati. Good luck!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *