Via msmarket.coop

Simpel, Begini Cara Membuat Tempe Ala Rumahan Yang Enak

Sebagai orang Indonesia, pastinya kita semua sudah tak asing dengan tempe. Makanan yang berasal dari fermentasi biji kedelai ini, selain memiliki rasa lezat juga gampang diolah menjadi beragam masakan. Sehingga tak heran jika banyak masyarakat yang menggemari tempe. Bahkan menjadikannya sebagai menu wajib untuk makan sehari-hari.

Adapun kandungan nutrisi dalam tempe terbilang cukup lengkap. Tempe nggak cuma kaya serat, tapi juga mengandung tinggi protein,karbohidrat, mineral (kalsium, fosfor, zink dan zat besi), isoflavin, dan vitamin B kompleks.

Nah, berbicara tentang tempe, mungkin selama ini Kamu tak terbiasa membuat tempe sendiri. Kebanyakan orang sih lebih memilih membeli tempe mentah di warung daripada harus bikin sendiri. Padahal proses pembuatan tempe itu nggak terlalu susah loh!

Jika Kamu penasaran, berikut cara membuat tempe ala rumahan yang simpel dan enak. Simak yuk!

Cara Pembuatan Tempe ala Rumahan

Via theindigokitchen.com

Untuk membuat tempe, pertama-tama Kamu harus menyediakan bahan dan alat yang dibutuhkan. Diantaranya yakni:

Alat-Alat

  • Panci dan sendok kayu
  • Kompor
  • Tampah
  • Piring
  • Kantong Plastik atau Daun Pisang

Bahan-Bahan

  • 1 Kg Kacang kedelai
  • 1 sendok makan ragi

Proses Pembuatan Tempe

Via aureliaslittleroom.com

1. Pencucian & Pembersihan Kacang Kedelai Dari Kulitnya

  • Cuci kacang kedelai hingga bersih.
  • Rendam di dalam sepanci air hingga semalaman, yakni sampai kacangnya mengambang. Proses ini bertujuan untuk memperlunak kulit ari, sehingga nantinya mudah dipisahkan antara kulit dan kacang kedelainya..
  • Keesokannya, bersihkan kedelai dari kulit dengan cara meremas-remasnya.
  • Jika kulit sudah terlepas, buang airnya lalu ganti dengan air yang bersih untuk dicuci kembali.
  • Lakukan pencucian beberapa kali untuk memastikan kacang bersih dan terbebas dari kulit ari serta kotoran..

2. Perebusan Kacang Kedelai

  • Setelah kacang kedelai bersih, tahap selanjutnya adalah perebusan.
  • Masukkan air dalam panci secukunya.
  • Tambahkan kacang kedelai yang sudah dibersihkan.
  • Diamkan selama 30 menit hingga muncul buih berwarna putih.
  • Selanjutnya, pisahkan air rebusan dengan kacang kedelainya. Kamu bisa membuang air rebusan tersebut.

3. Pendinginan Kacang Kedelai

  • Usia proses pendidihan, angkat dan tiriskan kacang kedelai.
  • Letakkan kacang pada tampah yang lebar, pastikan tidak ada yang bertumpuk-tumpuk.
  • Kemudian biarkan selama beberapa jam hingga benar-benar dingin.
  • Oiya, Kamu bisa menyalakan kipas angin di sampingnya untuk membantu proses pendinginan agar lebih cepat.

4. Peragian

  • Untuk melakukan peragian, Kamu harus mematiskan bahwa kacang kedelai benar-benar telah dingin, tidak basah dan tidak ada sisa uap.
  • Jika sudah dingin, mulailah menaburkan ragi pada kacang kedelai.
  • Untuk 1 kg ragi, cukup diberikan sekitar 1 sendok ragi.
  • Ratakan secara menyeluruh.

5. Proses Fermentasi

  • Usai penaburan ragi selesai, selanjutnya Kamu perlu membungkus kacang kedelai.
  • Siapkan plastik atau daun pisang.
  • Jika Kamu menggunakan plastik, pastikan untuk menusuk-nusuk plastik dengan jarum terlebih dahulu. Tujuannya untuk memberikan sirkulasi udara.
  • Selanjutnya, langsung letakkan kacang kedelai pada bungkus plastik atau daun pisang. Takarannya bisa sesuai selera.
  • Diamkan bungkusan kedelai pada suhu ruang terbuka. Baiknya sih, pilih tempat yang suhunya hangat agar jamur bisa berkembang lebih cepat. Tapi ingat ya, jangan terlalu panas karena bisa membunuh jamur-jamurnya.
  • Diamkan kurang lebih selama 24-45 jam.
  • Kamu bisa mengeceknya, biasanya setelah 24 jam mulai terbentuk lapisan putih diatas kacang kedelainya. Ini menandakan tempe sudah jadi.
  • Agar lebih sempurna fermentasinya, Kamu juga bisa menunggu hingga sekitar 40-45 jam.

Nah, selesai deh! Sekarang tempe sudah siap diolah.

Tips Pembuatan Tempe Agar Hasilnya Berkualitas

Via wikimedia.org

Dalam membuat tempe tentunya nggak bisa sembarangan. Ada beberapa tips yang perlu Kamu perhatikan agar nantinya tempe yang terbentuk bisa enak dan berkualitas:

  1. Pertama, pastikan kamu cermat dalam memilih kacang kedelai yang berkulitas bagus. Kedelai tersebut harus tampak segar, tidak rusak, dan tidak tercampur biji lainnya.
  2. Utamakan memilih kacang kedelai lokal yang bersifat organik dan terbebas dari bahan-bahan pestisida.
  3. Pemilihan ragi juga harus yang baik. Kamu wajib memperhatikan tanggal expired dan wujud ragi tersebut, pastikan saja masih bagus!
  4. Proses perendaman harus dilakukan dengan waktu optimum, paling tidak 12 jam atau semalaman. Dengan begitu nantinya proses pengelupasan bisa lebih mudah.
  5. Jika pada awal perendaman ada kacang yang mengambang, maka tandanya kualitas kacang itu kurang baik. Sebaiknya dibuang saja.
  6. Untuk proses perendaman, hindari menggunakan air PDAM. Sebab biasanya air PDAM mengandung zat disinfektan berupa kaporit yang bisa mengurangi gizi dari kedelai, bahkan berisiko merusak kualitasnya.
  7. Pada proses peragian, pastikan memilih ruangan dengan suhu yang tepat. Jangan terlalu dingin atau kurang cahaya. Namun pilih suhu yang cenderung agak panas ya! Antara 28-30 derajat celcius.
  8. Jika ingin hasil lebih enak, baiknya menggunakan pembungkus daun pisang.
  9. Pastikan semua alat yang digunakan bersih dan higenis.

Nah, demikianlah ulasan tentang cara membuat tempe ala rumahan. Enggak terlalu sulit, bukan? Selamat mencoba dan semoga bermanfaat ya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *