30 Cara Pintar Menabung & Mengelola Uang yang Baik dan Efektif

Cara Menabung
Via cheatsheet.com

Menabung merupakan salah satu tindakan sederhana yang akan membawa banyak keuntungan bagi Anda. Menabung bukan hanya sekadar menyisihkan sebagian uang saku atau pendapatan Anda, melainkan lebih dari itu. Menabung akan memberikan manfaat jangka panjang. Anda pun dapat merancang masa depan dengan bekal tabungan.

Meski menabung tampak sepele, pada kenyataannya tidak semua orang sanggup melakukannya. Mengapa? Karena menabung serupa dengan menanam benih. Anda harus bersabar, menunggu hingga benih tumbuh dan berkembang sebelum dipanen.

Menabung pun bukan tanpa risiko, Anda bisa saja kehilangan semangat di tengah perjalanan. Ada banyak hal yang memengaruhi, seperti kebutuhan hidup semakin banyak, tetapi penghasilan Anda tetap.

Secara otomatis, Anda akan berpikir bahwa mendahulukan kebutuhan jauh lebih penting daripada menabung. Padahal, menabung justru akan menolong Anda untuk hidup lebih teratur dan bertanggung jawab.

Apa Saja Manfaat Menabung?

Via redbookmag.com

Manfaat menabung memang tidak dapat dirasakan dalam waktu singkat, misalnya beberapa bulan saja. Anda harus menunggu setidaknya, satu tahun penuh sebelum benar-benar menikmati apa yang Anda tanam. Inilah mengapa, kebiasaan menabung harus ditanamkan sejak dini.

Kendati demikian, Anda tak perlu berkecil hati. Tidak ada kata terlambat untuk belajar menabung. Nah, agar Anda lebih bersemangat, simak sejumlah manfaat menabung berikut ini!

1. Belajar Hidup Hemat

Tak dapat dimungkiri, dewasa ini sebagian besar orang terbiasa hidup konsumtif. Di mana, mereka cenderung memenuhi keinginannya ketimbang kebutuhannya.

Alhasil, sering kali orang kehabisan uang tak lama setelah menerima gaji. Jika perilaku ini dibiarkan, bisa jadi pepatah “besar pasak daripada tiang” benar-benar Anda alami.

Salah satu cara untuk menekan pola hidup konsumtif adalah menabung. Dengan menabung, sebagian uang yang biasa Anda gunakan akan tersimpan aman. Cara ini juga akan memaksa Anda belajar hidup hemat dan mengurangi kebiasaan buruk, yakni menghamburkan uang.

2. Cadangan Uang

Memiliki tabungan sangat bermanfaat, terutama dalam keadaan terdesak. Misalnya, Anda memerlukan dana untuk pengobatan atau hal mendesak lainnya.

Bayangkan, jika Anda tidak memiliki tabungan, situasi yang Anda hadapi akan semakin sulit. Berbeda jika Anda memiliki cadangan uang. Anda tak perlu merasa bingung apalagi tertekan karena tidak memiliki uang.

3. Mencegah Hutang

Kebiasaan menabung dapat mencegah Anda dari hutang. Anda dapat menggunakan uang tabungan untuk berbagai keperluan mendesak.

4. Investasi Jangka Panjang

Menabung merupakan salah satu kegiatan yang manfaatnya dapat dirasakan dalam waktu lama. Dengan kata lain, menabung adalah investasi masa depan.

5. Belajar Sabar

Disadari atau tidak, menabung melatih kesabaran Anda. Meski pada awalnya Anda terpaksa, lambat laun justru Anda terbiasa dengan proses yang ada. Anda pun akan tumbuh menjadi pribadi yang sabar.

6. Melatih Hidup Sederhana

Tidak hanya melatih kesabaran, menabung juga melatih Anda untuk hidup sederhana. Di mana, hal ini merupakan sebuah tantangan. Pasalnya, tidak semua orang sanggup melalui rintangan ini, terlebih jika pendapatan Anda di atas rata-rata.

Namun, dengan kebiasaan menabung, Anda akan terbiasa untuk menekan keinginan dan mengutamakan kebutuhan. Anda pun akan tumbuh menjadi pribadi yang lebih menghargai uang.

7. Belajar Mengelola Keuangan

Secara tidak langsung, menabung akan membuat Anda belajar bagaimana cara mengelola uang. Sebanyak apapun uang yang bisa Anda hasilkan, tanpa pengelolaan yang benar, uang tersebut akan cepat habis tanpa banyak manfaat.

Di sinilah, kebiasaan menabung sangat bermanfaat. Dibanding menghabiskan uang tak tentu arah, lebih baik uang yang Anda miliki disimpan untuk tabungan masa depan.

Kesulitan Menabung? Ini Sederet Cara Praktis untuk Mengelola Uang

Bagi Anda yang masih kesulitan untuk menyisihkan sebagian uang, ada sejumlah tips menabung yang dapat Anda coba. Cara ini tidak hanya efektif, melainkan juga membantu Anda mengelola keuangan. Dengan begitu, penghasilan dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin.

Adapun sejumlah cara yang dapat Anda lakukan, di antaranya sebagai berikut.

1. Lunasi Hutang

Via kiplinger.com

Hal pertama yang sebaiknya Anda lakukan sebelum menabung adalah melunasi hutang. Meski tampak sepele, hutang dapat menghambat langkah Anda.

Bahkan, terkadang hutang dapat menjadi beban pikiran, terlebih jika hutang yang Anda miliki berjumlah besar. Dengan membayar semua tagihan dan melunasi hutang yang Anda miliki, Anda akan lebih tenang. Anda pun tak lagi memiliki beban sehingga dapat berkomitmen untuk menabung.

2. Tetapkan Anggaran

Langkah selanjutnya untuk mengelola uang adalah menetapkan anggaran. Misalnya, Anda menyisakan 25% dari pendapatan Anda untuk ditabung, sedangkan sisanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan.

Besaran anggaran dapat Anda sesuaikan dengan kemampuan. Semakin sedikit pengeluaran maka semakin besar dana yang dapat Anda simpan sebagai tabungan.

Pastikan untuk selalu menyimpan tanda pembelian. Meski kesannya sepele, tetapi kwitansi dapat memudahkan Anda menghitung berapa besar dana yang dibutuhkan setiap bulannya. Nota pembelian juga dapat menjadi bukti ke mana perginya uang Anda.

3. Siapkan Dana Darurat

Selain tabungan, tidak ada salahnya untuk menyiapkan dana darurat. Dana ini dapat Anda gunakan jika sewaktu-waktu terjadi masalah, misalnya Anda membutuhkan dana cepat untuk membayar sewa rumah, pengobatan dokter, atau uang kuliah.

Dengan adanya dana darurat, Anda tidak perlu mengambil uang tabungan. Seandainya tidak digunakan, dana darurat dapat menjadi simpanan terbaik Anda.

4. Buat Rencana Tabungan

Tahukah Anda bahwa sebagian besar orang yang sukses menabung adalah orang yang merencanakan tabungan? Anda dapat menghubungi bank kemudian konsultasikan kebutuhan Anda.

Hampir semua bank menyediakan program rencana tabungan. Umumnya, rencana tabungan yang paling singkat adalah satu tahun, tiga tahun untuk jangka menengah, dan lima tahun untuk jangka panjang.

Nantinya, dana Anda akan ditarik setiap bulan di tanggal yang sama. Misalnya, Anda telah setuju untuk menabung dengan nominal Rp500.000,00 di tanggal 10.

Maka, setiap tanggal 10, uang Anda akan ditarik secara otomatis oleh sistem. Pencairan dana akan dilakukan setelah jatuh tempo dan langsung masuk ke rekening Anda.

5. Deposito

Via nusummacisalak.co.id

Selain tabungan berjangka, Anda pun dapat menyimpan uang sebagai deposito. Kelebihan deposito dibandingkan tabungan biasa dan tabungan berencana adalah bunganya yang lebih besar.

Jika bunga tabungan biasa dan tabungan berencana hanya berkisar antara 0.5% hingga 3%, deposito berkisar antara 5% hingga 7%.

Berbeda dengan tabungan biasa yang dapat diambil kapan pun Anda butuhkan, dana deposito hanya bisa dicairkan setelah melewati jatuh tempo. Adapun jangka waktu deposito mulai dari 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, 12 bulan, hingga 24 bulan.

Jika Anda terpaksa harus mencairkan dana sebelum masa jatuh tempo maka Anda akan dijatuhi penalti. Oleh karena itu, sangat penting memiliki dana darurat agar tabungan maupun deposito Anda tetap aman.

6. Simpan Uang Receh

Umumnya, kebanyakan orang tidak peduli pada uang receh. Padahal uang receh justru sangat berguna. Jika Anda penasaran, cobalah menyimpan uang receh dalam sebuah kotak.

Setiap kali Anda mendapatkan uang receh kembalian, simpan dalam wadah tersebut. Dalam waktu 6 bulan saja, uang yang tersimpan dapat Anda gunakan sebagai dana darurat atau ditabung.

7. Gunakan Aturan 24 Jam

Pernahkah Anda mendengar aturan 24 jam? Aturan ini akan membantu Anda terhindar dari pembelian barang yang tidak diperlukan. Jika Anda ingin membeli sesuatu, pikirkan selama 24 jam lamanya.

Apakah barang yang Anda beli benar-benar dibutuhkan atau hanya keinginan sesaat saja? Singkatnya, aturan 24 jam mencegah Anda boros dan menghamburkan uang.

8. Matikan Televisi

Tak sedikit orang yang tidak peduli terhadap hal-hal remeh, seperti mematikan televisi. Jika Anda ingin mengelola uang dengan baik, matikan televisi jika sudah tidak digunakan. Hal ini tidak hanya menghemat listrik, tetapi juga meminimalkan pengeluaran Anda.

9. Hemat Listrik

Program hemat listrik bukan hanya bermanfaat bagi Anda, melainkan seluruh orang. Mengapa? Karena program ini bertujuan untuk jangka panjang. Menghemat listrik tidak hanya mengurangi anggaran bulanan Anda, melainkan juga menghemat bahan bakar fosil.

Secara tidak langsung, Anda telah ikut berpartisipasi dalam program ramah lingkungan dan mencintai bumi. Dengan menghemat listrik, Anda telah menjaga lingkungan, mengurangi efek pemanasan global, dan memperlambat proses pencairan es di kutub utara.

10. Hemat Air

Via commonfloor.com

Selain menghemat listrik, menghemat air pun tak kalah penting. Menggunakan air secukupnya dapat mengurangi biaya bulanan Anda sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem air.

Dengan menghemat air, Anda pun turut membantu daerah-daerah yang membutuhkan pasokan air bersih. Di mana kekurangan air bersih dapat menjadi masalah serius bagi lingkungan dan kehidupan masyarakat.

11. Gunakan LED

Light Emitting Diode atau biasa disingkat LED merupakan salah satu jenis lampu yang diklaim lebih hemat daripada lampu neon biasa. Sejak kemunculannya, sebagian besar orang telah beralih dari lampu neon ke lampu LED.

Meski harga lampu LED lebih mahal, tetapi LED jauh lebih hemat listrik dan pengeluaran bulanan.

Tidak hanya itu saja, cahaya yang dihasilkan lampu LED lebih terang tanpa membuat mata Anda kesakitan. Selain itu, lampu LED tidak mudah panas dan memiliki masa pemakaian yang lebih lama.

12. Kurangi Penggunaan Kartu Kredit

Tahukah Anda bahwa kartu kredit bagai dua sisi mata uang? Di satu sisi, kartu kredit memudahkan Anda untuk melakukan berbagai transaksi pembelian dan pembayaran.

Namun, di sisi lainnya, kartu kredit dapat membuat Anda ketagihan. Alhasil, Anda kesulitan mengontrol penggunaan kartu kredit. Mirisnya, tak sedikit orang yang mengalami kredit macet lantaran pengeluaran lebih besar ketimbang pemasukan.

Agar Anda tak terlilit hutang, kurangi penggunaan kartu kredit. Jika perlu, bekukan semua kartu kredit yang Anda miliki. Dengan begitu, Anda tidak akan mudah tergoda membelanjakan uang. Hidup Anda pun lebih tenang dan terarah.

13. Kuasai Aturan 30

Jika Anda merupakan tipikal yang mudah tergoda untuk menghabiskan uang, Anda wajib menguasai aturan 30. Aturan 30 memberikan Anda ruang untuk berpikir selama 30 hari.

Apakah barang yang Anda incar memang dibutuhkan atau tidak? Seringkali, setelah satu bulan berlalu, keinginan untuk membeli sesuatu telah hilang begitu saja.

14. Buat Daftar Sebelum Belanja

Untuk menghemat uang, Anda perlu membuat daftar sebelum belanja. Daftar ini mencakup kebutuhan rumah tangga selama satu bulan. Catat semua barang yang Anda perlukan secara detail. Dengan begitu, Anda akan terhindar dari pembelian impulsif dan tidak direncanakan.

15. Kurangi Hangout

Via pegimakan.id

Apakah selama ini Anda sering hangout? Jika iya, cobalah untuk mengurangi kebiasaan tersebut. Ingat, mengurangi bukan berarti Anda tak boleh melakukannya sama sekali. Anda boleh saja pergi bersenang-senang dengan teman ataupun rekan kerja, tetapi batasi frekuensinya.

Alih-alih keluar rumah dan menghabiskan uang, lebih baik Anda mengajak teman untuk bermain di rumah. Ada banyak kegiatan yang dapat Anda lakukan, seperti bermain kartu, tebak kata, menonton film, masak bersama, ataupun bermain games.

16. Berhenti Merokok

Sadarkah Anda bahwa kebiasaan merokok tidak hanya membahayakan kesehatan, tetapi juga menguras kantong?

Sebagai contoh, jika dalam sebulan Anda menghabiskan 8 bungkus rokok seharga Rp20.000,00 maka uang yang harus dikeluarkan adalah Rp160.000,00. Dalam setahun Anda menghabiskan uang Rp1.920.000,00 hanya untuk rokok.

Bayangkan, jika Anda mampu untuk berhenti merokok, uang rokok tersebut bisa Anda simpan sebagai tabungan. Tentu lebih bermanfaat, bukan? Anda pun tak perlu takut mengenai dampak buruk yang ditimbulkan oleh kebiasaan menghisap nikotin.

17. Cari Toko yang Lebih Murah

Untuk menghemat pengeluaran, pilih toko yang menawarkan harga lebih murah. Meski hanya berbeda Rp500,00 saja, tetapi jika Anda membelanjakan 10 item barang maka Anda telah menghemat Rp5.000,00. Lumayan, bukan?

18. Cari Diskon

Cara lain untuk menghemat pengeluaran adalah dengan mencari barang diskon. Anda tak perlu malu karena sebagian besar ibu rumah tangga dan anak kos melakukan hal yang sama.

Bisa dibilang hampir semua supermarket dan minimarket menawarkan potongan harga untuk menarik pelanggan sekaligus meningkatkan angka penjualan.

Bahkan, sejumlah tempat berani memberikan diskon ekstra setiap akhir pekan. Ambil peluang ini untuk menambah pundi-pundi rupiah Anda.

19. Beli Barang yang Dibutuhkan

Agar Anda dapat menyimpan uang lebih banyak, pastikan untuk membeli barang sesuai kebutuhan. Hindari membelanjakan uang untuk barang-barang yang kurang perlu. Utamakan kebutuhan daripada keinginan Anda semata.

20. Berhenti Konsumsi Junk Food

Via malangtoday.net

Tingkat kesibukan di kota memang tinggi. Tak heran jika banyak orang menyantap makanan siap saji. Meski junk food tidak sehat, tetapi makanan ini dianggap paling praktis, terutama untuk pekerja kantoran dan mahasiswa.

Namun, alangkah baiknya jika kebiasaan ini mulai dikurangi. Selain untuk mencegah timbulnya penyakit, berhenti mengonsumsi junk food baik untuk keuangan Anda.

Alih-alih memesan makanan siap saji, lebih baik Anda memasak sendiri. Jika Anda termasuk orang sibuk, bangun lebih awal dan siapkan bekal makan Anda. Di malam hari, Anda bisa menyantap makanan yang praktis, misalnya telur mata sapi, ayam goreng, salad, atau buah-buahan.

21. Hindari Mall

Jika Anda baru saja mulai menabung, menghindari mall merupakan salah satu cara paling efektif untuk menjaga keuangan Anda tetap stabil. Besar kemungkinan Anda akan tergoda membelanjakan uang atau menggunakan kartu kredit. Untuk menghindari pengeluaran yang tidak terduga, sebaiknya batasi kunjungan ke mall.

22. Minimalkan Penggunaan AC atau Pemanas Ruangan

Menggunakan AC di kala musim panas memang memberikan kesejukan yang menyenangkan. Namun, hal ini akan membuat tagihan listrik Anda membengkak. Alih-alih menyalakan AC, lebih baik Anda menutup tirai jendela untuk memblokir cahaya matahari. Dengan begitu, ruangan akan jauh lebih sejuk.

Hal ini juga berlaku saat musim penghujan tiba, di mana suhu udara yang rendah membuat sebagian orang merasa kedinginan. Alhasil, tak sedikit orang yang menggunakan pemanas ruangan untuk menjaga suhu tetap stabil.

Ketimbang menyalakan pemanas ruangan, lebih baik Anda menggunakan baju hangat, selimut ganda, dan mengonsumsi minuman hangat.

23. Gabung Asuransi Jiwa Berjangka

Asuransi berbeda dengan investasi. Namun, sama-sama memberikan keuntungan jangka panjang. Pilih polis asuransi jangka panjang yang lebih murah.

Gunakan selisih biaya tersebut untuk melunasi hutang (jika ada) dan mulai membangun kekayaan Anda. Umumnya, asuransi jiwa berjangka menawarkan masa kontrak selama 5, 10, atau 20 tahun dengan premi tetap. Asuransi jiwa berjangka ini akan memberikan proteksi pada diri Anda.

24. Kuasai Aturan 10 Detik

Untuk mencegah pembelian barang yang tidak diperlukan, Anda harus menguasai aturan 10 detik. Setiap kali Anda hendak menambahkan barang ke dalam keranjang atau membawanya ke kasir, berhentilah selama 10 detik.

Tanyakan pada diri Anda, seberapa penting barang tersebut? Apakah Anda membutuhkannya? Jika Anda tidak mendapatkan jawaban yang bagus, sebaiknya kembalikan barang tersebut.

25. Pelajari Cara Berpakaian Minimal

Image Via Reference.com

Dewasa ini penampilan memang sangat penting. Bahkan tak sedikit pekerjaan yang menuntut berpenampilan baik dan rapi. Namun, bukan berarti Anda harus menghamburkan uang untuk hal tersebut. Pada kenyataannya, hanya dengan berpakaian sederhana, Anda dapat tampil istimewa.

Yang paling penting adalah rasa percaya diri dan inner beauty dalam diri Anda. Ingat, semahal dan sebagus apapun pakaian yang Anda kenakan, tanpa adanya pancaran inner beauty, pakaian tersebut bukanlah apa-apa.

26. Stop Belanja Online

Keberadaan internet memang memudahkan semua orang untuk mencari apapun, termasuk belanja online. Hanya dengan sekali klik, barang yang Anda pesan akan sampai di tangan.

Kepraktisan belanja online membuat banyak orang kecanduan yang berujung pada pengeluaran tak terduga. Untuk mencegah hal ini, tahan diri Anda dan stop belanja online sekarang juga.

27. Gunakan Transportasi Umum

Jika Anda belum memiliki kendaraan pribadi dan tidak dalam keadaan terdesak, tak ada salahnya menggunakan transportasi umum, seperti kereta, angkutan kota, atau bus. Transportasi umum lebih murah dibanding menggunakan taksi ataupun ojek.

Dengan menggunakan transportasi umum, secara tidak langsung Anda telah mengurangi tingkat kemacetan yang disebabkan oleh kendaraan pribadi. Anda pun mengurangi polusi udara yang dapat menyebabkan efek rumah kaca.

28. Kurangi Pengeluaran Untuk Liburan

Berlibur memang menyenangkan. Namun, menikmati liburan tidak harus mengeluarkan banyak uang. Ketimbang berjalan-jalan ke luar negeri yang membutuhkan dana jutaan rupiah, lebih baik uang tersebut Anda tabung untuk masa depan.

Anda bisa menikmati masa liburan tanpa menguras dompet dengan bersantai di rumah. Agar liburan makin berkesan, cobalah untuk berkemah di taman belakang, membaca novel, menonton film bersama teman-teman, bermain games, atau mengadakan acara barbekyu. Bukankah, sangat menyenangkan?

29. Gabung Program Sukarelawan

Tahukah Anda bahwa bergabung dalam program sukarelawan merupakan cara yang bagus untuk bertemu orang baru? Program sukarelawan juga efektif mendorong semangat juang Anda.

Secara tidak langsung, Anda pun akan belajar bagaimana cara menghargai hidup. Sejumlah program sukarelawan pun memberikan insentif yang cukup lumayan. Bahkan beberapa di antaranya memberikan bantuan untuk mendapatkan beasiswa dan menghapus pinjaman.

30. Jangan Menyerah

Via reddit.com

Mengelola uang memang tidak mudah. Dibutuhkan ketelitian, sikap disiplin, dan kesabaran tinggi. Namun, hasilnya sebanding. Di mana Anda dapat menikmatinya di kemudian hari. Di saat yang tepat.

Demikianlah informasi mengenai manfaat menabung beserta dengan cara mengelola uang yang dapat Anda terapkan di kehidupan sehari-hari. Yuk, mulai menabung sekarang juga! Jangan lupa share, ya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *