Cara Mencegah Dan Mengobati Diabetes

Cara Mencegah Diabetes
Via uhhospitals.org

Diabetes merupakan salah satu penyakit berbahaya yang dapat memicu komplikasi dan menyebabkan kematian karena tingginya kadar glukosa. Sesuai dengan pengertian diabetes, yakni penyakit yang ditandai dengan terjadinya peningkatan kadar gula dalam darah.

Sebenarnya kadar glukosa sangat penting karena berfungsi sebagai sumber utama sel-sel pembentuk otot dan jaringan, termasuk otak. Namun, jika kadarnya terlalu tinggi, di atas batas normal maka akan sangat berbahaya.

Perbedaan Diabetes Tipe 1 Dan Tipe 2

Penyakit diabetes sendiri terbagi ke dalam beberapa jenis. Namun, diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2 menjadi jenis diabetes yang banyak ditemui dan diidap oleh masyarakat luas.

Umumnya, kebanyakan orang kesulitan membedakan keduanya. Padahal sangat penting untuk mengetahui perbedaan tersebut agar tidak salah dalam melakukan pencegahan dan pengobatan.

Adapun perbedaan diabetes tipe 1 dan tipe 2, antara lain sebagai berikut.

Diabetes Tipe 1

Penyakit diabetes tipe 1 merupakan penyakit autoimun. Di mana, sistem imun yang seharusnya mencegah tubuh terserang penyakit justru menyerang tubuh. Diabetes tipe 1 tidak memproduksi insulin lantaran sel-sel pembuat insulin di pankreas telah hancur akibat serangan sistem kekebalan tubuh.

Sebagian besar orang menganggap bahwa penyakit diabetes dikarenakan kelebihan glukosa, pada kenyataannya, penderita diabetes tipe 1 justru kekurangan kadar gula atau yang dinamakan hipoglikemia.

Akibatnya, penderita diabetes tipe 1 wajib melakukan injeksi insulin secara rutin. Tanpa insulin, penderita akan berada di ambang kematian.

Diabetes Tipe 2

Berbeda dengan diabetes tipe 1, diabetes tipe 2 atau yang disebut diabetes melitus ini merupakan penyakit yang disebabkan kelebihan kadar gula. Tubuh pun masih dapat memproduksi insulin meski dalam jumlah terbatas.

Terkadang, terjadi kasus di mana tubuh kesulitan untuk menggunakan insulin secara efisien dan optimal. Meskipun, banyak penyebab lainnya, sebagian besar penyakit diabetes tipe 2 diidap oleh penderita obesitas.

Jika penderita diabetes tipe 1 bebas mengonsumsi apa pun selama sesuai dengan dosis insulin, penderita diabetes tipe 2 harus melakukan pembatasan makanan, terutama makanan manis.

Sebagian kasus diabetes tipe 2 lebih banyak ditemukan pada orang dewasa. Sementara diabetes tipe 1 lebih sering ditemukan pada anak-anak dan tidak menutup kemungkinan dapat berkembang pada orang dewasa.

Penyebab Diabetes

Pada penyakit diabetes tipe 1, faktor genetik dan faktor lingkungan menjadi penyebab utama. Sementara pada diabetes tipe 2, ada sejumlah penyebab, antara lain sebagai berikut.

  • Obesitas
  • Gaya Hidup yang Tidak Sehat
  • Usia
  • Etnis Tertentu
  • Faktor Genetik
  • Kurang Gerak

Gejala Diabetes

Adapun gejala diabetes yang patut Anda waspadai, di antaranya sebagai berikut.

  • Mudah Lelah
  • Cepat Lapar
  • Mudah Haus
  • Sering Buang Air Kecil
  • Mulut Kering
  • Kulit Gatal-gatal
  • Penglihatan Kabur

Selain sejumlah gejala di atas, ada beberapa gejala lain yang terkadang muncul. Umumnya gejala ini baru muncul setelah terjadinya peningkatan glukosa selama beberapa waktu tertentu. Adapun gejala lainnya, antara lain sebagai berikut.

  • Infeksi Jamur
  • Proses Penyembuhan Luka Lambat
  • Kaki Terasa Nyeri atau Mati Rasa
  • Berat Badan Menurun
  • Sering Merasa Mual dan Muntah
  • Demam
  • Napas Berbau, Mirip Buah Pir atau Cat Kuku

Cara Mencegah Diabetes

Sebenarnya, cukup banyak langkah pencegahan yang dapat Anda lakukan. Namun, jika diabetes disebabkan oleh faktor keturunan, cukup sulit untuk mencegahnya. Meski demikian, tak ada salahnya untuk mencoba. Adapun sejumlah cara pencegahan terbaik agar terhindar dari diabetes, di antaranya sebagai berikut.

1. Mengurangi Porsi Makan

Via gizmodo.com.au

Mengurangi porsi makan tidak hanya berlaku bagi Anda yang mengalami obesitas saja. Anda yang ingin terhindar dari bahaya diabetes pun wajib melakukannya. Mengurangi porsi makan sangat efektif untuk mencegah diabetes.

2. Diet Sehat

Jika Anda mengalami kelebihan berat badan atau ingin menjaga berat badan tetap stabil maka diet sehat dapat menjadi cara terbaik.

3. Olahraga

Apakah Anda termasuk orang yang malas berolahraga? Jika iya, mulailah ubah kebiasaan buruk tersebut. Sediakan waktu sekitar 30 menit setiap hari. Gunakan waktu tersebut untuk berjalan santai, jogging, berenang, bersepeda, ataupun senam.

Olahraga akan membuat tubuh tetap bugar sekaligus mempercepat proses pembakaran lemak dan kalori. Tak hanya itu saja, olahraga teratur dapat menstabilkan kadar gula darah dan meningkatkan sensitivitas insulin. Ahasil tubuh pun akan terhindar dari ancaman diabetes.

4. Sarapan

Kebanyakan orang seringkali melewatkan sarapan dengan alasan sibuk ataupun takut menyebabkan obesitas. Padahal, sarapan sangatlah penting. Di mana sarapan dapat meningkatkan fungsi otak dan membantu tubuh mengelola kalori.

Sengaja melewarkan sarapan hanya dapat menyebabkan gangguan kesehatan, terutama pencernaan, menurunkan daya konsentrasi, daya ingat, dan meningkatkan risiko penyakit diabetes.

5. Menghindari Makanan Berlemak

Via malangtoday.net

Terlalu banyak makanan berlemak, seperti junk food tidak hanya berdampak negatif pada kesehatan jantung, melainkan juga meningkatkan kadar kolesterol. Ingat, tingkat kolesterol dapat memengaruhi kadar gula darah dalam tubuh.

6. Mengurangi Minuman Manis

Minuman manis, seperti soda memang menyegarkan. Namun, terlalu banyak mengonsumsi minuman manis dapat meningkatkan kadar gula darah. Jika hal ini terus berlanjut maka risiko terkena diabetes pun semakin meningkat.

7. Konsumsi Sayuran

Banyak orang yang malas mengonsumsi sayuran karena rasanya tidak sesuai selera. Namun, bukankah kesehatan Anda jauh lebih penting? Sebagai solusi, Anda bisa mengolah sayuran bersama dengan buah menjadi salad, jus, ataupun smooties.

8. Menghindari Stres

Stres memang sangat berdampak buruk bagi tubuh karena dapat memicu berbagai masalah kesehatan, salah satunya adalah diabetes. Stres pun dapat menyebabkan semangat Anda hilang, wajah tampak lelah, dan lesu.

9. Tidur Berkualitas

Tak banyak yang tahu bahwa kurang tidur tidak hanya berpengaruh pada kesehatan, tetapi juga meningkatkan risiko penyakit diabetes. Kebiasaan begadang atau insomnia memaksa tubuh melakukan aktivitas berat di waktu yang seharusnya digunakan untuk istirahat.

Tubuh pun akhirnya memproduksi gula dalam jumlah berlebih. Jika dibiarkan terus berlarut, tidak menutup kemungkinan Anda akan menderita diabetes.

10. Lakukan Pengecekan Berkala

Obat Herbal Diabetes
Via nmbreakthroughs.org

Sangat penting untuk melakukan pengecekan kesehatan secara berkala. Pemeriksaan setiap bulan dapat menjadi langkah pencegahan terbaik.

Cara Mengobati Diabetes

Jika Anda terlanjur mengidap diabetes, ada sejumlah cara ampuh untuk mengobatinya. Namun, perlu diingat bahwa pengobatan diabetes tipe 1 dan tipe 2 berbeda. Agar lebih jelas, simak uraian berikut ini.

Pengobatan Diabetes Tipe 1

Via guelphtoday.com

Lantaran diabetes tipe 1 adalah penyakit autoimun, pengobatan paling tepat yang dapat dilakukan adalah suntik insulin. Dengan melakukan suntik insulin secara rutin sesuai dengan instruksi dokter.

Pengobatan Diabetes Tipe 2

Pada diabetes tipe 2, ada beberapa pengobatan yang dapat dilakukan. Mulai dari tindakan medis hingga pengobatan alternatif. Adapun sejumlah pengobatan dapat dilakukan, antara lain sebagai berikut.

1. Kontrol Asupan Makanan

Via healthyfoodzine.com

Penderita diabetes tipe 2 wajib untuk mengontrol asupan makanan, termasuk porsi dan waktu makan. Diet yang terencana dengan baik dapat membantu Anda menjaga berat badan sekaligus menjaga kadar gula darah tetap stabil.

2. Kontrol Obat

Umumnya, penderita diabetes tipe 2 akan diberikan sejumlah obat, seperti metformin, sulfonilurea, pioglitazone, gliptin, penghambat SGLT-2, agonis GLP-1, Acarbose, nateglinide, dan repaglinide.

Masing-masing obat tersebut berfungsi untuk memperlambat proses pencernaan karbohidrat, merangsang produksi insulin, memicu sensitivitas insulin, hingga menyeimbangkan kadar gula dalam darah.

Dalam sejumlah kasus spesial, yakni penyakit diabetes yang berpotensi menyebabkan komplikasi pada jantung, ginjal, dan stroke, dokter akan menyarankan sejumlah obat untuk menekan risiko komplikasi.

  • Stastin yang fungsinya untuk mengurangi tingkat kolesterol
  • Obat penurun tekanan darah tinggi
  • Obat-obatan ACE Inhibitor, seperti ramipril, lisinopril, dan enalapril

3. Kontrol Aktivitas Fisik

Malas bergerak dapat menyebabkan kadar gula darah mengalami peningkatan. Sangat penting mengatur waktu untuk berolahraga setiap hari. Luangkan waktu setiap pagi untuk menikmati udara pagi yang sejuk dan bersih sembari berjalan santai.

Meski pada mulanya sangat berat, lambat laun kegiatan ini akan terasa menyenangkan. Alhasil tubuh pun akan lebih sehat. Kadar gula darah pun tetap stabil.

4. Akupuntur

Selain obat-obatan yang disarankan oleh dokter, pengobatan alternatif pun dapat dijadikan pilihan terbaik. Akupuntur sangat efektif mengurangi rasa sakit yang biasanya dirasakan oleh penderita diabates, seperti keluhan pada bagian saraf. Akupuntur pun dapat menurunkan kadar gula darah secara efektif.

5. Ramuan

Via oxfordvitality.co.uk

Mengobati diabetes memang tidak mudah. Namun, Anda tak perlu berputus asa karena cukup banyak ramuan alami yang ampuh untuk menjaga kadar gula tetap stabil. Bahkan tak sedikit penderita diabetes yang membaik setelah rutin mengonsumsi ramuan alami.

Salah satu ramuan yang paling manjur adalah ramuan ginseng. Di mana, kandungan di dalam ginseng sangat bagus untuk meningkatkan kesehatan tubuh dan memperkuat sistem imun.

Tak hanya itu saja, ginseng pun ampuh untuk menurunkan kadar gula darah berkat berbagai jenis senyawa di dalamnya. Pengobatan ini mungkin belum begitu populer di Indonesia, tetapi sudah diterapkan sejak lama di Tiongkok.

Demikianlah informasi mengenai penyakit diabetes tipe 1 dan tipe 2, termasuk penyebab, cara pencegahan, hingga pengobatan terbaik. Semoga informasi tersebut bermanfaat. Jangan lupa share, ya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *