in

20+ Cara Mengecilkan Perut Buncit Dengan Cepat

Via todayifoundout.com

Pernahkah kamu merasa tidak percaya diri mengenakan pakaian karena perut besar dan berlemakmu terlihat jelas? Jika iya, maka kamu perlu waspada karena lemak di area perut bisa jadi salah satu faktor pemicu masalah kesehatan lainnya yang cukup serius.

Tak perlu bingung, apabila kamu mengalami masalah yang satu ini ada baiknya segera memperbaiki pola makan dan menerapkan gaya hidup sehat. Simak ulasan OhGitu, lengkap tentang cara mengecilkan perut dengan cepat dan efektif dibawah ini. Dilengkapi dengan definisi, penyebab, mitos-fakta dan bahaya dari lemak di area perut.

Apa Itu Lemak Perut?

Cara Mengecilkan Perut
Via huffingtonpost.ca

Lemak perut dikenal dengan istilah visceral atau abdominal fat. Saat seseorang mengkonsumsi kalori berlebih atau makanan berlemak, tubuh akan menyimpan kelebihan lemak tersebut dibawah jaringan kulit terutama disekitar perut sehingga dengan bertambahnya berat badan seseorang maka lemak pada bagian perutnya akan semakin tebal. Meskipun demikian, tidak berarti mereka yang kurus tidak memiliki lemak perut karena jenis lemak yang satu ini bisa ditemukan pada mereka yang gemuk ataupun kurus.

Memang untuk mengetahui kadar lemak dalam perut secara pasti, kamu perlu mengeceknya di laboratorium atau dengan menggunakan teknik MRI. Meski demikian jika kamu ingin mengetahui apakah perutmu masih dalam ukuran normal, kamu bisa mengeceknya dengan cara sederhana yakni menggunakan pita pengukur atau measuring tape. Ukurlah lingkar pinggangmu dan jika ukurannya lebih kecil dari 35 inci atau 89 cm maka hal tersebut masih normal untuk wanita, sementara ukuran lingkar pinggang atau perut pria yang normal adalah dibawah 40 inci atau 101,6cm.

8 Penyebab Lemak Menumpuk di Area Perut

Via cbsnews.com

Ada beberapa penyebab perut besar dan berlemak yang perlu kamu ketahui, diantaranya disebutkan dibawah ini:

1. Genetis

Faktor genetis adalah salah satu penyebab mengapa perut seseorang mudah membesar dan menyimpan lemak. Berdasarkan penelitian, beberapa gen yang mengatur reseptor hormon leptin yang berperan dalam pengaturan asupan kalori dan pengontrolan berat badan. Di tahun 2014, peneliti juga menyebutkan bahwa ada beberapa gen yang juga ikut berperan dalam membesarnya ukuran lingkar pinggang pada wanita meski hal tersebut membutuhkan penelitian lebih lanjut.

2. Kurangnya Aktivitas Fisik

Gaya hidup sedentari atau gaya hidup yang nyaman dan kurangnya aktifitas juga merupakan pemicu bertambahnya lapisan lemak pada perut. Sebuah survei yang dilakukan di Amerika dari tahun 1988 hingga tahun 2000 menyimpulkan bahwa seiring dengan peningkatan gaya hidup sedentari atau semakin seseorang malas bergerak maka lingkar pinggang dan perutnya juga akan membesar.

3. Menopouse

Wanita yang mengalami menopause memang cenderung memiliki perut yang besar dan berlemak karena penurunan estrogen yang terjadi setelah menstruasi terhenti menyebabkan lemak lebih banyak disimpan pada bagian perut daripada dibagian paha, pinggang atau bagian tubuh lainnya.

4. Konsumsi Gula Berlebih

Mengkonsumsi gula secara berlebihan dapat meningkatkan kadar lemak dalam tubuh terutama dibagian perut. Gula yang masuk dalam tubuh akan diubah menjadi lemak apabila tidak digunakan sebagai energi. Sebuah studi yang melibatkan penderita obesitas membuktikan bahwa diet tinggi gula hingga 25% dari total konsumsi kalori dapat meningkatkan kadar lemak abdominal secara signifikan.

5. Konsumsi Alkohol

Konsumsi alkohol seperti anggur merah atau red wine dalam jumlah tertentu memang bermanfaat untuk tubuh namun konsumsi alkohol berlebih justru berbahaya dan menyebabkan perut membesar dan terlihat buncit. Penelitian menyebutkan bahwa mereka yang mengkonsumsi lebih dari 3 porsi minuman beralkohol setiap hari beresiko meningkatkan lemak perutnya hingga 80%. Saat mengkonsumsi alkohol, tubuh akan cenderung menggunakan alkohol sebagai sumber energi sehingga lemak yang dikonsumsi akan disimpan dalam jaringan kulit dan di bawah perut.

6. Stres

Saat kamu mengalami stress, tubuh akan menghasilkan hormon kortisol yang juga dikenal sebagai stress hormone. Tingginya kadar hormon kortisol dalam tubuh dapat meningkatkan timbunan lemak dalam perut sehingga mengakibatkan perut semakin membesar. Tidak hanya itu, stres juga biasanya akan membuat seseorang makan lebih banyak kalori atau makanan manis dibandingkan biasanya.

7. Kurang Tidur

Kurang tidur dapat menyebabkan seseorang mudah mengalami kenaikan berat badan karena saat tidur tubuh menghasilkan hormon leptin yang berfungsi untuk mengontrol rasa lapar. Sebuah penelitian menyebutkan bahwa mereka yang tidur kurang dari 5 jam setiap hari beresiko 32% lebih besar mengalami kenaikan berat badan hingga 15 kg termasuk di daerah perut. Untuk memiliki perut yang ramping, seseorang harus tidur minimal 7 jam setiap harinya.

8. Kurang Konsumsi Serat

Serat adalah salah satu nutrisi penting yang harus dikonsumsi setiap hari untuk mencegah timbulnya timbunan lemak dalam perut. Sebuah studi yang melibatkan sekitar 1.114 orang melaporkan bahwa konsumsi serat larut secara teratur mampu mengurangi kadar lemak perut, diketahui 10 miligram serat larut berkontribusi dalam penurunan lemak perut hingga 3,7%. Sebaliknya, diet yang rendah serat dan tinggi karbohidrat justru dapat meningkatkan resiko perut semakin membesar karena tebalnya timbunan lemak.

5 Bahaya Lemak Perut

Via top100dietpills.com

Meski terlihat sepele dan membuat seseorang tidak percaya diri saat mengenakan pakaian ketat, ternyata bahaya lemak perut lebih dari itu. Lemak yang tersimpan dalam perut berada dilapisan jauh dibawah kulit dan mengelilingi organ penting dalam tubuh. Beberapa bahaya lemak perut yang disebutkan dalam situs Draxe.com diantaranya sebagai berikut:

1. Menyebabkan Peradangan

Sel lemak yang tersimpan dalam perut dan mengelilingi organ penting seperti jantung, hati dan ginjal menghasilkan senyawa seperti interleukin 6 yang dapat memicu peradangan dan reaksi imun dalam tubuh. Reaksi peradangan inilah yang akan memicu terjadi berbagai masalah dalam tubuh seperti peradangan sendi atau arthritis maupun penyakit degeneratif seperti diabetes.

2. Meningkatkan Resiko Diabetes

Jangan salah, timbunan lemak dalam perutmu juga bisa menyebabkan penyakit serius seperti diabetes atau kencing manis. Terlalu banyak lemak yang tersimpan dalam perut dapat menurunkan sensitifitas insulin atau dengan kata lain, lemak perut adalah penyebab resistensi insulin yang merupakan hormon pengatur metabolisme karbohidrat dalam tubuh.

3. Meningkatkan Resiko Stroke Dan Penyakit Jantung

Sebuah studi yang dilakukan oleh peneliti dari University Center Hospital of Quebec melaporkan bahwa sel lemak dalam perut menghasilkan senyawa sitokin penyebab reaksi peradangan dalam tubuh. Tingginya kadar senyawa sitokin dalam tubuh dapat membuat organ hati kewalahan untuk mengeluarkan racun dan kolesterol dalam tubuh sehingga jika kadar kolesterol atau lemak terlalu tinggi maka timbunan lemak tersebut akan berubah menjadi plak dalam pembuluh arteri.

Plak yang terdapat pada pembuluh arteri bisa menyebabkan penyumbatan peredaran darah dan pecahnya pembuluh dibagian otak ataupun jantung yang diketahui sebagai pemicu penyakit jantung dan stroke.

4. Menyebabkan Kepikunan

Pikun atau dementia memang lumrah terjadi saat usia senja. Meskipun demikian, sebuah penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan dari Department of Cardiology, Oita Red Cross Hospital di Jepang pada tahun 2010 menyebutkan bahwa mereka yang memiliki ukuran perut lebih besar dibandingkan ukuran normal memiliki resiko lebih besar mengidap dementia dibandingkan dengan mereka yang memiliki lingkar perut normal.

5. Penyebab Depresi Dan Mood Berubah-ubah

Sebuah studi yang dilakukan ditahun 2014 oleh para peneliti dari Boston University School of Medicine melaporkan bahwa terdapat hubungan antara lemak perut atau visceral fat dengan depresi yang terjadi pada mereka yang berusia paruh baya. Diketahui, mereka yang memiliki kadar lemak perut yang lebih besar cenderung lebih mudah mengalami depresi dan perubahan mood dibandingkan mereka yang kadar lemak dalam tubuhnya normal.

Selain menyebabkan kelima masalah diatas, lemak perut juga bisa memicu beberapa masalah kesehatan lain seperti disfungsi seksual dan gangguan tidur. Lemak perut juga menyebabkan seseorang kesulitan menurunkan berat badannya karena jenis lemak yang satu ini berada dilapisan dalam yang sulit dibakar dan diubah menjadi kalori.

Fakta Dan Mitos Seputar Perut Berlemak

Berikut adalah beberapa mitos dan fakta tentang lemak perut yang mungkin tidak kamu ketahui berikut ini:

Mitos: Menghindari makanan berlemak bisa membantu mengecilkan perut

Fakta: Tidak semua lemak berbahaya bagi tubuh, faktanya lemak sehat seperti minyak zaitun atau lemak dalam buah alpukat justru baik dikonsumsi saat berusaha menurunkan berat badan.

Mitos: Tidak ada yang bisa dilakukan untuk mengurangi timbunan lemak dalam perut.

Fakta: Kabar baiknya, lemak perut adalah bagian pertama yang akan hilang saat kamu memulai diet dan pola makan sehatmu.

Mitos: Meski celana sesak, jika berat badan tidak bertambah hal tersebut tidak masalah.

Fakta: Meski berat badan tidak bertambah, ukuran perut yang membesar perlu diwaspadai karena bisa menyebabkan beberapa gangguan kesehatan yang lebih serius.

Mitos: Penyakit dan gangguan kesehatan hanya akan dialami oleh pria berperut besar.

Fakta: Tidak hanya pria, wanita juga bisa mengalami gangguan kesehatan serius jika tidak menjaga lingkar pinggangnya. Sebuah studi yang dilakukan oleh Mayo Clinic ditahun 2014 menyebutkan bahwa pria dan wanita yang punya ukuran perut besar memiliki resiko yang lebih besar meninggal diusia muda.

Mitos: Makan lebih sedikit bisa membantu mengecilkan perut.

Fakta: Memang makan sedikit baik dilakukan saat diet menurunkan berat badan, meskipun demikian mengurangi asupan makanan secara drastis justru akan memperlambat metabolisme dan menyebabkan kamu kesulitan menurunkan berat badan sekaligus mengecilkan perut.

15+ Cara Mengecilkan Perut Dengan Gaya Hidup Dan Medis

Menghilangkan lemak di area perut sekaligus mengecilkan lingkar pinggang bukanlah suatu hal yang mustahil. Kamu bisa melakukannya dengan menerapkan cara-cara  berikut ini.

1. Konsumsi Serat

Via meimentum.com

Mengkonsumsi serat terutama serat larut, selain menjadi salah satu cara menurunkan berat badan, ternyata juga efektif menghilangkan lemak dibagian perut. Saat dikonsumsi, serat larut akan mengikat air dan membentuk gel sehingga makanan akan melewati saluran cerna lebih lambat. Hal ini akan membuatmu merasa kenyang dan tidak mudah lapar serta mengurangi jumlah kalori yang diserap tubuh. Studi juga menyebutkan bahwa setiap 10 gram konsumsi serat larut, lemak perut akan berkurang hingga 3,7%. Beberapa jenis makanan yang mengandung serat larut antara lain alpukat, buah berry dan beberapa jenis sayuran lainnya.

2. Konsumsi Makanan Kaya Protein

Via uglfitness.com

Makanan yang kaya protein terbukti secara ilmiah mampu meningkatkan metabolisme tubuh sekaligus membantu mengecilkan perut yang berlemak. Sebuah studi yang dipimpin oleh Medical Research Council clinician scientist, Rachel Batterham dari University College London pada tahun 2006 menyebutkan bahwa mengkonsumsi makanan tinggi protein dapat meningkatkan kadar hormone PYY yang merupakan hormon yang memberikan rasa kenyang setelah makan.

Penelitian lainnya juga menunjukkan bahwa mereka yang rutin mengkonsumsi makanan kaya protein seperti ikan, telur, daging, kacang-kacangan dan produk susu memiliki lemak perut yang lebih sedikit dibandingkan mereka yang tidak mengkonsumsi protein.

3. Hindari Lemak Trans

Via everydayhealth.com

Lemak trans adalah salah satu jenis lemak jenuh yang harus diwaspadai. Lemak yang satu ini biasanya terkandung dalam margarin atau jenis mentega oles lainnya. Sebuah studi yang dilakukan selama 6 tahun oleh para peneliti dari Wake Forest University membuktikan bahwa konsumsi lemak trans dapat meningkatkan jumlah lemak abdominal dalam tubuh hingga 35%. Selain menyebabkan tingginya kadar lemak perut, lemak trans juga bertanggung jawab dalam masalah peradangan, penyakit jantung dan diabetes yang diderita oleh seseorang.

4. Kurangi Konsumsi Gula

Via sheknows.com

Tak hanya konsumsi lemak, mengkonsumsi gula dan makanan manis juga beresiko meningkatkan kadar lemak dan ukuran perutmu. Beberapa penelitian menghubungkan konsumsi gula dengan tingginya kadar lemak dalam tubuh terutama di bagian perut. Sebuah studi yang dimuat dalam jurnal Circulation pada bulan Januari 2011 menyebutkan bahwa mereka yang mengkonsumsi minuman dengan kadar gula tinggi seperti minuman bersoda akan mengalami peningkatan kadar lemak perut yang lebih tinggi selama enam tahun ke depan.

5. Lakukan Latihan Kardio Secara Rutin

Via thebestrunningshoes.info

Latihan kardio seperti latihan aerobik sangat bermanfaat untuk mengecilkan perutmu bahkan menurut penelitian jenis latihan ini adalah yang paling efektif untuk menurunkan berat badan dan mengecilkan perut. Sebuah studi menyebutkan bahwa mereka yang rutin melakukan latihan aerobik selama delapan bulan mengalami penyusutan ukuran lemak perut hingga 2,5 inch persegi dan penurunan jumlah lemak ini 20 kali lebih besar dibandingkan mereka yang hanya melakukan latihan beban atau weight lifting. Agar latihan lebih efektif, kamu bisa mengkombinasikan latihan kardio seperti lari, push up, plank dan lainnya dengan latihan medium atau ringan seperti yoga, angkat beban atau pilates.

6. Batasi Karbohidrat

Via safiyahesack.wordpress.com

Selain menjadi salah satu cara diet sehat dan alami, membatasi asupan karbohidrat juga merupakan ampuh untuk mengecilkan perut. Meski demikian, tidak berarti kamu harus benar-benar menghilangkan karbohidrat dalam menu makanmu, sebaliknya gantilah jenis karbohidrat olahan dengan jenis karbohidrat yang lebih kompleks seperti whole grain atau bulir utuh. Sebuah studi yang dilakukan oleh institut Framingham Heart melaporkan bahwa mereka yang mengkonsumsi jenis karbohidrat whole grain memiliki resiko 17% lebih kecil menyimpan lemak perut dibandingkan mereka yang mengkonsumsi jenis karbohidrat olahan atau refined carb.

7. Gunakan Lemak Nabati

Via organicfacts.net

Mengganti jenis lemak hewani dengan lemak nabati adalah cara bijak mengendalikan asupan lemak yang masuk dalam tubuh terutama saat memasak. Sebagai ganti mentega atau jenis minyak yang tidak sehat lainnya, kamu bisa menggunakan minyak kelapa yang lebih sehat. Minyak kelapa diketahui mampu meningkatkan metabolisme tubuh sekaligus mengurangi tumpukan lemak membandel di area perut. Sebuah penelitian menyebutkan bahwa pria yang mengkonsumsi minyak kelapa secara rutin setiap hari selama 12 minggu mengalami penurunan lingkar pinggang hingga 2,86 cm.

8. Cukup Istirahat

Via rd.com

Jangan sepelekan aktivitas yang satu ini karena faktanya tidur atau istirahat sangat bermanfaat bagi kesehatan dan sebaliknya, mereka yang kurang tidur atau istirahat akan mudah mengalami kenaikan berat badan termasuk lemak yang ada dibagian perut. Sebuah studi yang melibatkan 68.000 wanita melaporkan bahwa mereka yang tidur kurang dari lima jam setiap malamnya mengalami peningkatan berat badan yang signifikan dibandingkan mereka yang tidur selama kurang lebih 7 jam setiap malam. Jadi, jangan pernah melewatkan waktu tidurmu jika tidak ada sesuatu yang penting ya!

9. Konsumsi Probiotik

Via youtu.be/SxtBrux3TnM

Probiotik adalah istilah untuk menyebut bakteri yang hidup dalam sistem pencernaan manusia dan berfungsi untuk menjaga kesehatan pencernaan serta meningkatkan kekebalan tubuh. Menurut penelitian, beberapa jenis bakteri seperti Lactobacillus fermentum, Lactobacillus amylovorus dan terutama Lactobacillus gasseri terbukti secara ampuh mampu menurunkan kadar lemak dalam perut dan sekitar organ pencernaan bahkan suplemen yang mengandung bakteri tersebut banyak digunakan di Jepang dan Korea. Jenis bakteri ini dapat ditemukan dalam suplemen probiotik maupun makanan fermentasi seperti yogurt, sauerkraut, kimchi, dan lainnya.

10. Intermittent Fasting

Via canadianprotein.com

Intermittent fasting atau berpuasa selama selang waktu tertentu juga bisa jadi alternatif untuk mengecilkan ukuran perut. Jenis puasa ini bisa dilakukan dengan 16 jam waktu berpuasa dan 8 jam waktu makan, dua kali dalam seminggu. Dalam sebuah studi disebutkan bahwa jenis puasa ini mampu menurunkan kadar lemak abdominal atau lemak perut 4 hingga 7% jika dilakukan dalam jangka waktu 6 hingga 24 minggu. Tertarik untuk mencobanya?

11. Hindari Konsumsi Alkohol

Via loveyourliver.squarespace.com

Mengkonsumsi alkohol terutama dalam jumlah banyak terbukti dapat meningkatkan kadar lemak abdominal dan membuat perut terlihat buncit. Sebuah studi yang melibatkan 2000 partisipan melaporkan bahwa mereka yang mengkomsumsi lebih sedikit alkohol ternyata memiliki lingkar pinggang dan kadar lemak perut yang lebih kecil dibandingkan peminum alkohol dalam jumlah moderat. Dilansir dari WebMD.com, menurut Michael Jensen, MD seorang ahli kelenjar endokrin dan peneliti obesitas dari Mayo clinic menyebutkan bahwa saat mengkonsumsi alkohol maka organ hati akan menggunakan alkohol tersebut sebagai sumber energi dan bukannya lemak yang tersimpan di dalam tubuh.

12. Minum Lebih Banyak Air

Via curejoy.com

Sudah bukan rahasia jika mengkomsumsi lebih banyak cairan minimal delapan gelas sehari dapat membantu menurunkan berat badan dan mengurangi timbunan lemak dalam tubuh. Sebuah studi yang melibatkan 12 orang penderita obesitas selama 12 minggu melaporkan bahwa mereka yang mengkonsumsi 16 ons cairan sebelum makan setiap harinya mengalami penurunan berat badan secara signifikan hingga 4,5 kilogram. Oleh sebab itu, jika kamu ingin mengecilkan perut sekaligus menurunkan berat badan, jangan jauh-jauh dari air minum.

13. Kontrol Stres

Via finerminds.com

Stres adalah salah satu pemicu timbulnya timbunan lemak dalam perut. Sebuah penelitian dari Yale University yang dimuat dalam Science Daily, melaporkan bahwa wanita yang mengalami stress memiliki kadar hormon kortisol yang lebih tinggi dan peningkatan kadar lemak abdominal secara signifikan. Hormon kortisol yang dihasilkan saat stress memicu tubuh menyimpan lebih banyak lemak terutama di daerah perut. Itulah mengapa kamu harus mengendalikan stres dan menenangkan pikiranmu jika ingin mengecilkan lingkar perut yang sudah kadung membesar.

14. Suplemen Diet

Via health.harvard.edu

Ada banyak jenis suplemen yang dijual dipasaran dan beberapa diantaranya mengandung senyawa alami yang ampuh untuk menurunkan berat badan sekaligus mengurangi timbunan lemak di area tubuh termasuk perut. Beberapa jenis suplemen yang terbukti efektif mengurangi lemak tubuh diantaranya suplemen yang mengandung ekstrak manggis, kafein, teh hijau, kopi hijau, asam linoleat, dan suplemen dengan kandungan synephrin, forskolin, glucomannan, serta orlistat. Pastikan kamu memilih suplemen diet yang terbukti aman dan telah teruji khasiatnya.

15. Pijat Aromaterapi

Via hmongsapahotel.com

Siapa yang tak suka dipijat? Pijatan aromaterapi ternyata tidak hanya mampu melancarkan peredaran darahmu tetapi juga bermanfaat untuk mengecilkan lingkar pinggang dan membantu mengurangi lemak pada bagian perut. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Kim Hj dari Departmen keperawatan, Wonkwang Health Science College, Korea yang dimuat dalam jurnal Publication Medicine menyebutkan bahwa wanita post menopouse yang mendapatkan pemijatan aromaterapi secara teratur mengalami penurunan kadar lemak abdominal yang lebih besar dibandingkan mereka yang tidak mendapatkan pemijatan.

16. Bedah Plastik

Via associatesinplasticsurgery.com

Jika kamu memiliki budget yang besar dan ingin menghilangkan lemak perut secara cepat, maka kamu bisa mencoba teknik bedah plastik seperti liposuction atau sedot lemak dan tummy tack. Prosedur ini dilakukan dengan menyedot lemak keluar dari bagian perut dan biasanya membutuhkan waktu 2 hingga 6 jam. Setelah melakukan perawatan ini, dokter bedah juga akan mengencangkan bagian perut dan kamu akan pulih dalam 3 hingga 7 hari kemudian.

10+ Cara Mengecilkan Perut Dengan Konsumsi Makanan

Beberapa jenis makanan terbukti secara efektif dapat mengurangi timbunan lemak dalam perut dan membantu mengecilkannya. Cek daftarnya berikut ini:

1. Teh Hijau

Via cancerfightersthrive.com

Teh hijau yang merupakan jenis teh non fermentasi memang telah terbukti secara ilmiah mampu meningkatkan metabolisme tubuh dan membantu mengikis lemak perut. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam The American Journal of Clinical Nutrition pada tahun 1999 menyebutkan bahwa teh hijau mampu meningkatkan laju metabolisme tubuh dan membantu menurunkan berat badan. Untuk menghilangkan lemak perut kamu bisa mengkonsumsi 3 hingga 4 cangkir teh hijau setiap hari agar hasilnya lebih maksimal.

2. Cuka Apel

Via thejakartapost.com

Jangan sepelekan manfaat cuka apel untuk mengecilkan perut berlemakmu. Berdasarkan sebuah studi yang dimuat dalam Journal of the American Dietetic Association, cuka apel yang mengandung senyawa asam asetik dapat mengurangi timbunan lemak dalam tubuh dan meningkatkan kadar hormon AMPK yang berfungsi dalam pembakaran lemak dan metabolisme tubuh. Untuk mendapatkan manfaat cuka apel, kamu bisa meminum satu hingga dua sendok cuka apel secara langsung atau mencampurkannya dalam makanan maupun minuman.

3. Jamur

Via hungryaustralian.com

Jamur adalah salah satu makanan kaya protein yang juga ampuh membakar lemak perut. selain protein, jamur juga mengandung senyawa niacin, asam pantothenat, riboflavin, selenium, copper.dan serat yang mampu meningkatkan metabolisme tubuh sekaligus melancarkan pencernaan. Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Appetite pada bulan Desember tahun 2013 menyebutkan bahwa mereka yang mengganti konsumsi daging dengan jamur mengalami penurunan kadar lemak tubuh yang signifikan dan lebih mudah menurunkan berat badannya. Tambahkan jamur pada makanan favoritmu dan tak perlu takut gemuk karena jamur juga mengandung kalori yang lebih sedikit dibanding jenis protein lainnya yakni hanya 15 kcal per mangkuknya.

4. Telur

Via eggs.ca

Mengkonsumsi telur terutama saat sarapan terbukti secara efektif menangkal sinyal dari hormon ghrelin yang merupakan pemicu rasa lapar sehingga kalori yang dikonsumsi saat makan siang dan makan malam lebih terkontrol. Tidak hanya itu, telur kaya akan protein yang mampu meningkatkan metabolisme dan proses pembakaran lemak dalam tubuh, plus kandungan kolin dalam kuning telur juga membuat efek pembakaran lemak dalam tubuh semakin efektif. Olah telur dengan cara merebusnya dan hindari penggunaan minyak atau lemak jenuh bersama telur karena bisa merusak nutrisinya.

5. Cabai

Via zoom.me

Tidak ada salahnya menambahkan cabai ke dalam menu makanan favoritmu karena berdasarkan penelitian, cabai mengandung senyawa capcaisin yang mampu meningkatkan metabolisme dan pembakaran lemak dalam tubuh. Sebuah studi yang dilakukan oleh Mary Jon-Ludy dan kawan-kawan yang dimuat dalam Oxford Journal of Chemical Sense menyebutkan bahwa senyawa capcaisin dalam cabai juga membantu mengontrol nafsu makan sehingga secara tidak langsung cabai dapat membuat seseorang mengkonsumsi lebih sedikit kalori.

6. Brokoli

Via thespicyapron.com

Sayuran hijau seperti brokoli juga dapat membantu mengecilkan lingkar perutmu, lho! Tidak hanya kaya akan serat yang mampu melancarkan pencernaan dan mengikat lemak, brokoli juga mengandung mineral kalsium yang terbukti efektif mengurangi timbunan lemak dalam perut. Studi yang dilakukan oleh para peneliti dari Harvard University juga melaporkan bahwa konsumsi kalsium dalam jumlah tertentu dapat mengurangi kadar lemak dalam perut hingga 10 kali lipat dibandingkan mereka yang tidak mengkonsumsi makanan kaya kalsium.

7. Yogurt

Via tipsandbeauty.com

Yogurt mengandung bakteri probiotik yang mampu melancarkan pencernaan sekaligus mengurangi kadar lemak dalam tubuh. Yogurt yang rendah lemak juga kaya akan mineral kalsium yang mampu menurunkan kadar lemak abdominal secara efektif hingga 81%, berdasarkan penelitian dari University of Tennessee. Mengkonsumsi yogurt disela-sela waktu makan dapat membantu mengontrol rasa lapar dan membuatmu makan lebih sedikit saat makan siang atau makan malam. Ingat, untuk mengecilkan perut, jenis yogurt yang bisa kamu konsumsi hanyalah yogurt rendah lemak yang tidak mengandung banyak pemanis dan bahan pengawet.

8. Kacang-kacangan

Via phz8.petinsurance.com

Kacang-kacangan seperti almond dan walnut mengandung senyawa asam alfa linoleat, salah satu jenis omega 3 yang dapat membantu mengurangi timbunan lemak dalam perut sekaligus membuatnya terlihat ramping. Asam lemak omega 3 yang terkandung dalam kacang-kacangan juga mampu mengurangi rasa lapar dan mengontrol asupan kalori yang masuk ke dalam tubuh. Segenggam kacang sehari sudah cukup untuk membantu mengecilkan perut dan menjauhkanmu dari berbagai macam gangguan kesehatan seperti peradangan dan penyumbatan pembuluh darah.

9. Salmon

Via divinehealthfromtheinsideout.com

Ikan laut yang satu ini memang mengandung kadar protein yang tinggi yakni dalam setiap 100 gramnya. Mengkonsumsi ikan salmon dapat membuatmu lebih cepat kenyang dan vitamin D yang terkandung di dalamnya juga efektif membakar lemak di area perut. Vitamin D sendiri diketahui merupakan salah satu faktor yang diperlukan dalam pembentukan hormon metabolisme dan hormon pengatur rasa lapar dalam tubuh.

10. Susu

Via culturesforhealth.com

Sebuah studi yang dilakukan oleh para peneliti dari University of Alabama, Birmingham melaporkan bahwa wanita dalam masa premenopouse yang mengkonsumsi lebih banyak makanan berkalsium seperti susu ternyata mampu mengurangi kadar lemak dalam tubuhnya secara signifikan. Penelitian juga menyebutkan bahwa setiap 100 miligram susu yang dikonsumsi setiap harinya selama berbulan-bulan mampu mengurangi lingkar perut hingga 1 inch. Meski demikian, pilihlah hanya susu rendah lemak yang kaya kalsium.

11. Blueberry

Via blueberrycouncil.org

Buah berry terutama blueberry diketahui mengandung senyawa antioksidan aktif yang dapat menangkal radikal bebas dan menghambat penyerapan serta penimbunan lemak terutama dalam perut. Sebuah studi yang dilakukan oleh Mitchell Seymour, MS, dan tim dari University of Michigan’s Cardioprotection Research Laboratory melaporkan dalam situs WebMD bahwa mengkonsumsi blueberry secara teratur dapat menghilangkan lemak abdominal sekaligus mengurangi resiko penyakit jantung dan diabetes.

12. Alpukat

Via lifehack.org

Meski mengandung lemak, alpukat sangat baik dikonsumsi untuk membantu mengecilkan perut. Berdasarkan penelitian, alpukat mengandung asam lemak oleat dan asam lemak tak jenuh yang mampu meningkatkan metabolisme lemak dalam tubuh. Sebuah riset yang dilakukan oleh para peneliti dari Penn State menyebutkan bahwa mereka yang mengkonsumsi 40 gram atau sekitar 3 sendok makan asam oleat seperti yang terkandung dalam alpukat secara rutin setiap hari ternyata mampu menurunkan kadar lemak abdominalnya hingga 1,6%.

13. Jeruk

Via skyhdwallpaper.com

Berbagai jenis jeruk seperti lemon, jeruk nipis atau jeruk orange juga tidak boleh dilewatkan jika kamu ingin mengecilkan perutmu. Jeruk mengandung senyawa flavonoid dan antioksidan yang dapat mencegah penimbunan lemak dalam tubuh dan merangsang pembakaran lemak yang dilakukan oleh organ hati. Sebuah studi yang dilakukan di Kanada pada tahun 2009 juga menyebutkan bahwa jeruk mengandung senyawa naringenin yang dapat menetralkan toksin yang ada dalam makanan.

14. Nasi Merah

Via allianz.co.id

Jika kamu ingin mengecilkan perut, mengganti konsumsi nasi putih dengan nasi merah adalah langkah yang tepat karena nasi merah termasuk jenis whole grain atau bulir utuh yang sangat baik untuk menggempur lemak dalam tubuh. Sebuah studi yang diterbitkan dalam The American Journal of Clinical Nutrition menyebutkan bahwa mereka yang mengkomsumsi whole grain termasuk nasi merah mengalami penurunan kadar lemak tubuh yang signifikan.

Nah, itulah cara mengecilkan perut yang bisa kamu coba. Ingat, menjaga pola hidup sehat dan disiplin adalah kunci mendapatkan perut yang ramping dan sehat. Share pengalamanmu dalam mengecilkan perut di kolom komentar dan selamat mencoba!

One Comment

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *