in

Cara Mengatasi Asma Kambuh Dan Pengobatan Asma

Via medicalnewstoday.com

Asma adalah suatu kondisi di mana terjadi penyempitan pada saluran udara sehingga menyebabkan pembengkakan dan kelebihan lendir. Kondisi ini dapat memicu batuk dan sesak napas. Meski bagi sebagian orang, asma hanyalah gangguan kesehatan ringan, tetapi bagi sebagian lainnya, asma merupakan masalah besar.

Kesulitan bernapas dapat menyebabkan Anda kehilangan nyawa apabila tidak ditangani dengan benar. Belum lagi fakta bahwa penyakit asma merupakan penyakit kambuhan yang tidak dapat disembuhkan.

Penyebab Asma Dan Pemicunya

Sebenarnya, tidak ada yang tahu pasti apa penyebab asma. Namun, beberapa penelitian menyebutkan bahwa asma dapat disebabkan oleh faktor keturunan, kelahiran prematur, dan kondisi medis. Kebiasaan ibu yang merokok saat kehamilan pun dapat meningkatkan risiko penyakit asma pada bayi.

Meskipun, penyebab asma antara penderita yang satu dengan yang lainnya tidaklah sama, tetapi Anda sebaiknya menghindari pemicu kambuhnya asma. Pasalnya, saluran udara penderita asma sangat sensitif terhadap berbagai faktor eksternal yang disebut pemicu. Adapun pemicu asma secara umum, antara lain sebagai berikut:

  • Debu
  • Tungau
  • Jamur
  • Alergi makanan
  • Zat alergen, misalnya serbuk sari atau bulu binatang
  • Batuk
  • Flu
  • Cuaca dingin
  • Bronkitis
  • Infeksi sinus
  • Penggunaan obat-obatan dalam jangka panjang
  • Stres
  • Refluks Gastroesofagea (GERD) atau penyakit akibat kenaikan asam lambung
  • Olahraga berlebihan

Gejala Asma

Sebenarnya, gejala asma pada setiap penderita bervariasi. Tidak sama. Namun, ada sejumlah gejala umum yang biasa dialami oleh sebagian besar penderita. Adapun gejala asma tersebut, di antaranya sebagai berikut:

  • Sesak napas
  • Nyeri dada
  • Sulit tidur
  • Sulit bicara
  • Bibir dan kuku kebiruan
  • Mengi

Cara Mengatasi Asma Yang Kambuh

Asma yang kambuh tidak hanya mengganggu, tetapi juga terasa menyakitkan. Frekuensi kambuhnya asma pada tiap orang berbeda. Namun, Anda wajib mengetahui cara terbaik untuk mengatasi asma yang kambuh.

Pasalnya, jika tidak ditangani dengan benar, asma dapat menyebabkan kondisi kesehatan Anda memburuk bahkan bukan tidak mungkin memicu kematian.

Cara terbaik untuk mengatasi asma agar tidak kambuh adalah dengan melakukan pencegahan lebih dulu, yakni menghindari pemicunya. Pastikan agar lingkungan Anda bersih, konsumsi makanan sehat, olahraga ringan, tidak terlalu lelah, tidak merokok, dan cukup tidur. Akan tetapi jika asma terlanjur kambuh, ada sejumlah cara mudah untuk mengatasinya.

Tenang

Jika dada Anda mulai terasa sakit, napas tidak teratur, jangan panik. Tenangkan diri Anda. Panik hanya akan membuat kondisi Anda semakin parah.

Gunakan Inhaler

Gunakan inhaler agar pernapasan Anda lebih lancar. Inhaler sangat membantu Anda mengatasi serangan yang dapat terjadi di mana pun dan kapan pun.

Posisi Duduk

Ketika asma menyerang, Anda perlu bersikap tenang. Atur posisi duduk Anda, tegakkan badan agar Anda dapat bernapas dengan lebih baik. Dengan cara ini, inhaler akan berfungsi lebih optimal.

Periksa Dokter

Setelah serangan asma terjadi, sebaiknya periksakan diri Anda ke dokter. Hal ini dilakukan untuk mengetahui kondisi Anda. Dengan melakukan pemeriksaan, dokter akan memberikan pencegahan terbaik agar frekuensi kambuhnya asma berkurang.

Cara Mengobati Asma Secara Tradisional

Meski asma tidak dapat disembuhkan, tetapi ada banyak cara yang bisa Anda lakukan agar asma membaik. Selain pengobatan medis, cara alami banyak dipilih oleh penderita asma. Tidak hanya lebih aman, pengobatan secara tradisional diklaim mampu mengobati asma. Minimal membuat asma jarang kambuh.

Adapun sejumlah bahan alami yang sering digunakan dalam pengobatan tradisional untuk menyembuhkan asma, antara lain sebagai berikut.

1. Bawang Putih

Via petinsurance.com

Bawang putih sangat berkhasiat untuk mengobati asma yang kambuh. Pasalnya, di dalam bawang putih terkandung zat yang ampuh untuk melegakan saluran pernapasan yang tersumbat akibat lendir. Bawang putih pun mengandung allicin yang diklaim mampu meringankan asma.

Untuk meraih manfaatnya, rebus dua siung bawang putih ke dalam 100 ml air. Minum air rebusan tersebut setiap malam sebelum hendak tidur. Dengan rutin mengonsumsi air rebusan bawang putih, asma tidak akan sering kambuh. Tidur Anda pun jauh lebih nyenyak, tanpa adanya gangguan pernapasan.

2. Jahe

Jahe memang dikenal sebagai salah satu rempah multifungsi. Jahe tidak hanya digunakan sebagai bumbu dapur, melainkan juga bahan alami untuk pengobatan tradisional.

Kandungan anti inflamasi di dalamnya dapat mengatasi peradangan. Jahe pun efektif meringankan gejala asma dan membersihkan saluran pernapasan dari lendir. Alhasil, Anda pun dapat bernapas lebih lega.

Untuk memperoleh khasiatnya, rebus beberapa ruas jahe yang masih segar. Saring dan minum rebusan tersebut selagi hangat. Konsumsi air rebusan jahe secara rutin untuk mencegah kambuhnya asma.

3. Bawang Bombay

Serupa dengan bawang putih, bawang bombay lebih dikenal sebagai bumbu dapur yang bermanfaat untuk membuat masakan lebih gurih dan lezat. Namun, siapa sangka bahwa bawang bombay pun dapat digunakan sebagai obat alami untuk menyembuhkan asma?

Bawang bombay mengandung zat antioksidan, quercitin yang ampuh melawan kanker. Senyawa ini juga dikenal sebagai antibiotik dan pencegah alergi terbaik bagi tubuh. Kandungan zat antiinflamasi di dalam bawang bombay pun sangat berkhasiat untuk mengurangi peradangan pada saluran pernapasan dan paru-paru.

Pada pengobatan Tiongkok, bawang bombay sering digunakan untuk mengobati berbagai penyakit, termasuk asma. Di mana, kandungan yang terdapat di dalam bawang bombay dapat mencegah formasi senyawa kimia, pemicu asma.

Hanya dengan mengonsumsi bawang bombay mentah, Anda telah mengurangi risiko kambuhnya asma. Tak hanya itu saja, bawang bombay mentah pun dapat melancarkan sirkulasi darah dan mencegah terjadinya penggumpalan.

4. Madu

Khasiat madu memang tak perlu diragukan lagi. Madu sangat ampuh untuk melawan berbagai macam penyakit. Salah satunya adalah asma. Kandungan di dalam madu terbukti ampuh melegakan saluran pernapasan. Tak heran jika penderita asma sangat dianjurkan untuk rutin mengonsumsi madu.

Agar lebih efektif, larutkan satu sendok madu ke dalam air hangat kemudian tambahkan sedikit kayu manis bubuk. Minum ramuan ini sebelum tidur di malam hari. Jika Anda tidak menyukai rasa kayu manis, Anda dapat mengonsumsi madu secara langsung, tanpa penambahan apapun, termasuk air.

5. Kunyit

Manfaat Kunyit Putih
Via utp-ghana.com

Kunyit mengandung antiinflamasi yang dapat meningkatkan fungsi paru-paru. Kunyit pun berkhasiat untuk mengurangi risiko peradangan, melebarkan pembuluh darah, dan mengendurkan otot saat asma menyerang. Konsumsi kunyit secara langsung maupun jamu kunyit untuk meringankan gejala asma secara berkala, misalnya seminggu dua kali.

6. Daun Mint

Tahukah Anda bahwa daun mint dapat digunakan ntuk mencegah dan mengobati asma? Untuk mendapatkan manfaatnya, Anda harus menyiapkan 6 lembar daun mint dan dua sendok makan minyak moster.

Langkah pertama, panaskan minyak moster lalu masukkan dalam mangkuk kecil. Selanjutnya, masukkan daun mint segar yang sudah dibersihkan. Campurkan keduanya. Gunakan ramuan tersebut sebagai minyak urut setiap hari, minimal selama sebulan penuh.

Kombinasi antara daun mint dengan minyak monster dapat mengurangi jumah lendir di dada. Efek dekongestan alaminya akan menurunkan risiko kambuhnya asma. Bahkan mengurangi gejala asma. Fungsi pernapasan pun akan lebih kuat.

7. Biji Rami

Flaxseed atau biji rami merupakan salah satu jenis biji-bijian yang kaya akan manfaat. Bahkan biji rami disebut sebagai makanan paling ampuh di alam semesta. Maklum saja, biji rami memgandung asam lemak omega 3 yang sangat tinggi.

Biji rami pun kaya akan serat dan magnesium. Di mana magnesium sangat ampuh untuk meredakan gejala asma. Tak heran jika biji rami dikenal ampuh untuk mengatasi asma akut sekalipun.

8. Akar Manis

Akar manis merupakan salah satu bahan alami yang sering ditemukan dalam pengobatan Tiongkok. Akar manis berkhasiat untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit. Kandungan di dalamnya dapat memperbaiki fungsi paru-paru, meningkatkan imun, mengurangi sekresi bronkial, dan menambahkan energi pada tubuh.

Untuk memperoleh manfaat akar manis sangat mudah. Anda hanya perlu mengonsumsi teh akar manis secara berkala. Tujuannya adalah untuk mencegah serangan asma sekaligus meringankan gejalanya. Sangat mudah, bukan?

9. Sayuran yang Kaya Magnesium

Studi menunjukkan bahwa orang yang kekurangan magnesium, lebih rentan terkena asma. Agar asma Anda tidak sering kambuh, pastikan untuk mengonsumsi sayuran yang mengandung magnesium.

Sayuran berwarna gelap, tidak hanya kaya akan klorofil, melainkan juga mengandung kadar magnesium tinggi. Selain sayuran, Anda pun dapat mengonsumsi pisang, dark chocolate, dan kacang mete. Di mana ketiganya kaya akan magnesium.

10. Makanan Mengandung Vitamin D

Via eggs.ca

Kekurangan vitamin D tidak hanya menyebabkan turunnya kesehatan dan masalah pada tulang, tetapi juga meningkatkan risiko serangan asma. Rendahnya kadar vitamin D dalam tubuh dapat menurunkan fungsi paru-paru. Jika dibiarkan, Anda akan sering mengalami sesak napas.

Oleh karena itu, sangat penting untuk mengonsumsi makanan yang kaya akan vitamin D, seperti jamur, kedelai, minyak hati ikan cod, lemak ikan, kuning telur, salmon, yogurt, dan susu.

Demikianlah informasi mengenai asma berikut dengan penyebab, gejala, cara mengatasi asma saat kambuh, dan pengobatan asma secara tradisional. Semoga bermanfaat dan jangan lupa share, ya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *