Cara Meningkatkan Engagement Dengan Pengunjung Website

Tidak bisa dipungkiri jumlah website yang semakin hari semakin bertambah meningkatkan kompetisi online. Website-website berlomba-lomba untuk mendapatkan perhatian dari pengunjung.

Traffic tinggi tidak menjamin website akan sukses, kamu juga perlu mendorong dan meningkatkan engagement dengan pengunjung di website agar mereka bisa melakukan aksi yang kamu inginkan, misalnya membeli barang, atau sekedar menjadi subscriber website.

Semakin lama pengunjung menghabiskan waktu di website kamu, maka semakin besar potensi mereka untuk convert, baik sebagai konsumen maupun subscriber. Artikel ini akan membahas 5 cara yang bisa kamu praktikan untuk meningkatkan engagement dengan pengunjung website

1. Tingkatkan Page Load Website

Via sitechecker.pro

Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk untuk membuka halaman website kamu? Pertanyaan tersebut penting dijawab oleh setiap webmaster karena menurut Google, page speed memiliki pengaruh terhadap ranking website.

Selain berpengaruh terhadap ranking, page speed juga akan mempengaruhi user experience dari pengunjung website.

Page load yang lambat akan mendorong pengunjung untuk keluar dari website dan menjatuhkan ranking, meskipun kamu memiliki konten yang bagus.

Bagi website komersial, seperti ecommerce, page load lambat bisa berakibat pada hilangnya potensi revenue.

Ditambah lagi sekarang ini rentang perhatian orang semakin berkurang. Tak heran jika pengunjung tidak sabaran dan memilih keluar, jika waktu yang dibutuhkan untuk membuka website lama.

Kira-kira apa sih penyebab website lama dibuka?

Web Hosting

Dalam memilih web hosting, pastikan untuk memperhatikan kualitas layanan dari penyedia web hosting. Jangan jadikan harga sebagai acuan utama dalam memilih hosting. Pilih paket web hosting yang sesuai dengan kebutuhan website.

Jika website memiliki traffic tinggi maka pilih paket yang mampu menampung kebutuhan. Salah satu rekomendasi web hosting untuk website kamu adalah Hostinger Indonesia, yang memiliki paket web hosting lengkap, mulai dari shared web hosting, vps hosting dan business hosting.

Informasi lengkap mengenai web hosting dari Hostinger dapat dilihat di halaman ini: hostinger.co.id/web-hosting

Web Hosting Dari Hostinger

Image Terlalu Besar

Ukuran gambar yang terlalu besar akan mempengaruhi kecepatan loading website. Coba resize gambar ke ukuran optimal atau gunakan format PNG dan JPEG

Tema Website dan Plugin

Beberapa tema website dan plugin dapat menyebabkan loading lambat. Pastikan tema dan plugin untuk website memiliki performa baik di berbagai macam browser dan perangkat.

2. Pastikan Website User-Friendly

Via wphigh.com

Cara lain untuk meningkatkan engagement dari pengunjung adalah memastikan kalau websitemu mudah digunakan dan dinavigasi.

Website dengan navigasi buruk menghambat pengunjung dalam mengakses konten dan menyebabkan peningkatan bounce rate. Pilih desain dan struktur navigasi yang simple sehingga pengunjung bisa dengan mudah menemukan informasi yang mereka butuhkan.

3. Pahami Keinginan Pengunjung Website

Via enginess.io

Untuk bisa meningkatkan engagement, kamu perlu tahu dulu siapa pengunjung website dan apa yang mereka cari dan butuhkan. Seringkali apa yang mereka cari dan butuhkan tidak sejalan apa yang dipikirkan oleh pemilik website.

Salah satu cara yang adalah dengan melakukan survey atau polling. Webmaster juga memanfaatkan kolom komentar website untuk mendorong diskusi.

4. Buat Konten Berkualitas

Via english.lafayette.edu

Konten merupakan magnet untuk meningkatkan engagement dengan pengunjung website. Bukan konten sembarangan. Konten yang kamu buat harus berkesan dan menarik bagi pembaca.

Investasikan waktu untuk brainstorm ide dan riset lebih dalam mengenai topik tersebut. Pastikan konten yang dibuat berkualitas, unik, dan bermanfaat bagi pengunjung. Ada banyak sekali tipe konten sekarang ini, mulai dari artikel, video, audio, image, dan infografis. Cari tahu jenis konten yang paling diminati oleh pengunjung website-mu.

Dalam pembuatan konten perlu memperhatikan gaya bahasa yang digunakan. Kamu dapat membuat konten dengan gaya bahasa santai dan non formal, terutama jika sebagian besar pengunjung masih muda. Atau dengan menggunakan gaya bahasa serius dan formal, jika ingin websitemu terlihat profesional.

Coba buat konten secara konsisten, sehingga pengunjung tahu kapan mereka bisa mendapatkan informasi baru. Satu atau dua konten berkualitas setiap minggu akan jauh lebih baik untuk website dibanding konten baru setiap harinya namun dengan kualitas rendah.

Jangan lupa untuk menampilkan konten terkait, karena fitur ini akan membantu pengunjung menemukan konten-konten relevan lain jika mereka membutuhkan penjelasan lebih lanjut. Hal ini bisa dilakukan dengan mudah dan cepat dengan menggunakan plugin.

5. Menggunakan Call to Action

Via fmgsuite.com

Call to Action (CTA) merupakan cara efektif yang berisi ajakan agar pengunjung website melakukan suatu tindakan. Bahkan CTAs bisa dibilang efektif dalam meningkatkan konversi.

Jenis call to action yang digunakan tergantung pada tujuan yang ingin dicapai, namun secara umum ada beberapa CTA yang wajib dimiliki oleh setiap website:

  • Lead Generation: Berisi ajakan agar pengunjung website melakukan konversi, misalnya menjadi pembeli, subscriber dan lain-lain. Contohnya seperti “Beli Sekarang”, “Download File”, “Subscribe untuk Konten Premium” dan sebagainya.
  • Form Submission: Call to action ini bertujuan untuk mengajak pengunjung website memberikan informasi seperti nama dan email, yang tentu bermanfaat untuk meningkatkan engagement.
  • Sharing: Bertujuan untuk mendorong pengunjung website membagikan konten website kamu di berbagai sosial media. Hal ini memiliki dampak positif untuk meningkatkan visibilitas website.

Punya cara lain untuk meningkatkan engagement dengan pengunjung website? Yuk bagikan di kolom komentar!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *