Via healthhearty.com

10 Cara Menurunkan Asam Urat Total Tanpa Obat

Asam urat adalah gangguan kesehatan yang menyerang sendi akibat tingginya kadar asam urat dalam darah. Kadar asam urat yang menumpuk akan membentuk kristal monosodium. Dampaknya, bagian sendi, seperti jari tangan, jari kaki, pergelangan kaki, dan lutut akan terasa nyeri.

Dalam dunia medis, tingkat asam urat yang tinggi disebut sebagai hyperuricemia. Selain rasa nyeri, penumpukan kristal monosodium dapat menyebabkan darah dan urin menjadi terlalu asam.

Penyebab Meningkatnya Kadar Asam Urat

Peningkatan kadar asam urat tidak terjadi begitu saja. Kadar asam urat yang normal dapat meningkat tajam lantaran faktor pemicu. Pemicu penyakit ini beragam, tetapi gaya hidup yang kurang baik menjadi penyebab utama timbulnya asam urat.

Adapun sejumlah penyebab meningkatnya kadar asam urat, antara lain sebagai berikut.

  • Minuman Beralkohol
  • Minuman Manis
  • Minuman Bersoda
  • Minuman Berkafein
  • Sayuran Hijau Tinggi Purin
  • Daging Merah
  • Jeroan
  • Kurang Air Putih
  • Obat-obatan Tertentu (Diuretik dan Aspirin)
  • Kenaikan Berat Badan

Cara Menurunkan Asam Urat

Untuk mengurangi rasa nyeri atau mencegah peningkatan kadar asam urat, Anda harus menghindari faktor pemicu dan mengubah gaya hidup. Hal ini sangat penting lantaran pengobatan bersifat sementara, hanya dapat mengurangi rasa sakit. Bukan tidak mungkin, kadar asam urat Anda akan kembali meningkat.

Berbeda dengan mengubah gaya hidup, meskipun Anda akan merasa kesulitan di awal prosesnya, tetapi hal ini berdampak besar bagi kesehatan. Tidak hanya menurunkan risiko peningkatan kadar asam urat saja, melainkan juga membuat tubuh lebih bugar dan terhindar dari penyakit berbahaya.

Bagi Anda yang ingin menurunkan asam urat, ada sejumlah tips mudah yang dapat Anda terapkan berikut ini.

1. Batasi Makanan yang Mengandung Purin

Via blog.lolofit.com

Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah membatasi asupan yang kaya purin. Tidak semua makanan yang tampak sehat, benar-benar cocok bagi penderita asam urat. Faktanya, makanan yang mengandung purin tinggi sangat bermanfaat bagi tubuh, tetapi bagi penderita asam urat justru berbahaya.

Adapun sederet makanan tinggi purin, di antaranya sebagai berikut.

  • Daging Merah
  • Ikan
  • Kerang
  • Kepiting
  • Udang
  • Sarden
  • Kembang Kol
  • Bayam
  • Kacang Hijau
  • Kacang Polong
  • Kacang Merah
  • Kacang Panjang
  • Jamur
  • Ragi
  • Jeroan

2. Konsumsi Lebih Banyak Serat

Selain makanan kaya purin, Anda harus pun harus mengonsumsi lebih banyak serat. Serat dapat membantu tubuh untuk menyingkirkan asam urat. Tak hanya itu saja, serat pun efektif menyeimbangkan kadar gula darah dan insulin. Agar kebutuhan serat harian Anda tercukupi, pastikan untuk mengonsumsi sayur dan buah yang mengandung serat tinggi.

3. Hindari Makanan Kaya Gula

Minuman manis, soda, jus buah yang mengandung fruktosa, dan camilan kaya gula, seperti aneka kue, permen, selain, manisan dapat meningkatkan kadar gula darah. Pasalnya, semakin tinggi kadar gula darah, semakin tinggi pula kadar asam urat.

Terlalu banyak mengonsumsi gula pun dapat memicu obesitas yang juga merupakan salah satu penyebab asam urat. Jika Anda ingin menurunkan asam urat, pastikan untuk membatasi makanan dan minuman yang kaya gula.

4. Hindari Alkohol

Konsumsi alkohol yang berlebih dapat meningkatkan kadar asam urat. Bahkan pada sejumlah kasus, alkohol dapat memicu terjadinya penumpukan asam urat dan komplikasi.

Mulailah untuk mengurangi kebiasaan mengonsumsi alkohol secara perlahan hingga Anda berhenti sepenuhnya. Dengan cara ini, kadar asam urat akan mengalami penurunan signifikan.

5. Konsumsi Air Putih

Manfaat Minum Air Hangat
Via articlesumo.com

Kekurangan air putih tidak hanya menyebabkan dehidrasi, tetapi juga memperlambat kerja ginjal untuk mengeluarkan asam urat. Konsumsi air putih sesuai anjuran agar ginjal agar proses pengeluaran asam urat lebih lancar.

6. Turunkan Berat Badan

Tahukah Anda bahwa sel-sel lemak di dalam tubuh lebih banyak memporoduksi asam urat daripada sel otot? Jika Anda mengalami obesitas, mulailah untuk menurunkan berat badan dengan cara yang benar. Hindari diet ketat apalagi ekstrem. Konsultasikan hal ini pada ahli gizi agar proses penurunan berat badan lebih maksimal.

7. Seimbangkan Kadar Insulin

Jika Anda merupakan penderita diabetes tipe 2, Anda harus mengunjungi dokter untuk menyeimbangkan kadar insulin. Kadar insulin yang melebihi batas normal dapat memicu peningkatan kadar asam urat, termasuk kenaikan berat badan. Sangat penting untuk melakukan pemeriksaan berkala.

8. Hindari Stres

Stres tidak hanya memicu insomnia, melainkan juga dapat menyebabkan peradangan. Peradangan inilah yang memperparah kondisi asam urat. Sangat penting untuk menghindari stres. Jika Anda banyak pikiran, luangkan waktu untuk melakukan relaksasi.

Caranya beragam, mulai dari mendengarkan musik, membatasi penggunaan gadget, menikmati suasana pedesaan, ataupun yoga.

9. Konsumsi Lebih Banyak Vitamin C

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa vitamin C efektif mencegah timbulnya asam urat dan membantu mengurangi peradangan. Mengonsumsi vitamin C pun berkhasiat untuk menguatkan sistem imun sehingga tubuh tidak mudah terserang penyakit.

Anda dapat mengonsumsi suplemen vitamin C yang dijual bebas di pasaran. Namun, akan lebih baik jika Anda memilih buah atau sayuran segar alih-alih suplemen, seperti buah sitrus, strawberry, jambu biji, kiwi, brokoli, kubis, paprika, dan jus tomat.

10. Olahraga Teratur

Manfaat Olahraga
Via fortune.com

Olahraga dapat membantu Anda mendapatkan berat badan ideal. Anda tentu paham bukan bahwa salah satu pemicu meningkatkan kadar asam urat adalah kelebihan berat badan? Dengan olargara teratur dan diimbangi diet sehat, kadar asam urat akan menurun drastis

Dengan menerapkan sejumlah tips di atas, risiko peningkatan kadar asam urat dapat ditekan semaksimal mungkin. Hidup Anda pun jauh lebih sehat. Selamat mencoba dan jangan lupa share, ya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *