in

Ingin Turun Berat Badan Saat Puasa Ramadhan? Ini Dia 10 Caranya

Cara Menurunkan Berat Badan Saat Puasa
Via huffingtonpost.com

Momen puasa selama satu bulan penuh adalah saatnya untuk membuat tubuh lebih bugar lewat pola yang terjadwal dengan rapi. Namun, ada kalanya momen berbuka puasa dijadikan sebagai momen “balas dendam”. Semua minuman manis? Tidak diberi ampun. Semua gorengan? Dilahap habis. Semua makanan berat? Tidak ketinggalan. Wah, jika hal ini menjadi kebiasaan selama satu bulan penuh, maka hasilnya adalah berat badan yang bertambah!

Dan hal ini bukan hanya mitos saja. Saat akan berbuka puasa, orang cenderung lebih “lapar mata” dan ingin membeli banyak sekali makanan, yang belum tentu akan habis termakan. Dinas Kebersihan DKI Jakarta saja mencatat bahwa total sampah di ibu kota naik hingga 6900 ton, hanya dalam 10 hari pertama bulan puasa! Hal ini juga terjadi di kota-kota lain dengan peningkatan tumpukan sampah mencapai 10 persen.

Itu artinya, segala yang berlebihan memang tidak baik. Selain menahan nafsu agar tidak “lapar mata” saat memesan hidangan berbuka puasa, OhGitu punya cara menurunkan berat badan saat puasa Ramadan. Hal ini selain bisa menjaga berat badan ideal, juga bisa berkontribusi positif pada lingkungan!

1. Buka Puasa Dengan Makanan Sehat

Via uglfitness.com

Sangat wajar jika saat berbuka puasa kamu ingin menyantap makanan yang lezat, tapi belum tentu sehat. Rasanya seperti pembalasan setelah sekitar 12 jam tidak makan dan minum sama sekali. Makanan seperti gorengan, fast food, atau hidangan lain dengan kalori berlebihan justru akan menambah tumpukan lemak dalam tubuh. Apalagi saat berbuka puasa, metabolisme tubuh sudah lebih pelan karena memasuki malam hari.

Pilihlah makanan yang tinggi dengan kandungan fiber dan protein untuk menjaga kadar gula darah dalam tubuh. Tenang, makanan-makanan berserat dan sehat ini juga ampuh menghilangkan rasa lapar kamu, kok! Bahkan rasa lapar ini akan mencegah makan berlebihan agar kamu tetap dalam level aman untuk menurunkan berat badan.

2. Hilangkan Dahaga Terlebih Dahulu

Cara menurunkan berat badan saat puasa Ramadan berikutnya adalah menghilangkan dahaga terlebih dahulu saat waktu berbuka puasa tiba. Jangan langsung membombardir tubuh dengan makanan berat. Kadar air yang harus masuk ke dalam tubuh dalam semalam adalah sedikitnya 1 liter. Jadi konsumsilah satu gelas air putih saat berbuka puasa, dilanjutkan lagi saat usai salat Magrib, usai salat Tarawih, dan sebelum tidur.

3. Lakukan Olahraga Ringan

Berpuasa bukan berarti menghentikan aktivitas olahraga sama sekali, loh! Lakukan olahraga ringan secara rutin dengan durasi sekitar 15 hingga 45 menit. Bisa mulai dari berjalan, membersihkan rumah, dan lainnya. Hanya diri kamu sendiri yang tahu porsi olahraga yang mana yang masih bisa ditahan oleh tubuh. Lewat olahraga ringan, ini juga jadi cara menurunkan berat badan saat puasa Ramadan.

4. Persiapan Sebelum Ramadan

Ternyata untuk menurunkan berat badan saat puasa Ramadan tidak hanya bisa dilakukan saat bulan puasa saja, tapi dari beberapa pekan sebelumnya. Setidaknya dua minggu sebelum Ramadan mulai, batasi konsumsi makanan yang tinggi gula, lemak, dan kadar garam. Minuman bersoda pun sudah saatnya dihilangkan dari lemari es kamu.

Mengapa hal ini penting? Dengan membiasakan diri untuk tidak menyentuh makanan atau minuman tidak sehat seperti itu sejak dua minggu sebelum Ramadan, kamu sedang mengajak tubuh untuk berkenalan dengan pola baru. Adaptasi yang dilakukan secara perlahan-lahan. Gantilah dengan asupan air putih 1 hingga 3 liter per hari.

5. Batasi Cairan Berwarna

Via curejoy.com

Memang tidak ada yang lebih menggiurkan dibandingkan dengan segala jenis es yang sangat menyegarkan untuk berbuka puasa. Tapi tetap, air putih adalah cairan terbaik bagi tubuh. Bahkan, air putih pula yang terbukti bisa menuntaskan dahaga dengan maksimal! Bayangkan jika kamu terbiasa minum es atau cairan berwarna setiap harinya, berapa banyak asupan gula yang masuk dalam tubuh?

6. Salat Magrib Sebelum Makan Berat

Ini dia salah satu kesalahan yang kerap dilakukan saat berbuka puasa, yaitu langsung makan berat sesaat usai azan Magrib berkumandang! Padahal, salah satu cara menurunkan berat badan saat puasa Ramadan adalah dengan makan bertahap. Batalkan puasa dengan minum dan takjil, lalu tunaikan salat Magrib terlebih dahulu.

Barulah kemudian saatnya makan dengan porsi yang tidak berlebihan. Jangan merepotkan diri sendiri dengan memaksa metabolisme tubuh bekerja keras saat berbuka puasa, ya!

7. Kunyah Perlahan

Terdengar sepele, ternyata frekuensi mengunyah juga memegang peran, loh! Saat bulan puasa, tubuh sedang beradaptasi dengan pola pencernaan yang baru. Itu sebabnya diimbau untuk tidak terlalu cepat saat mengunyah makanan. Idealnya setiap kali mengunyah adalah sebanyak 20 hingga 30 kali, atau 33 kali seperti anjuran Nabi.

Dengan hal ini, pencernaan kamu tidak akan kaget dengan asupan makanan setelah kosong selama kurang lebih 12 jam. Mengunyah perlahan juga bisa membuat perut merasa kenyang lebih lama. Hal ini tentu poin penting dalam menjaga berat badan kamu.

8. Jangan Lewatkan Sahur

Sempatkan makan sahur dini hari sebelum imsak, karena ini juga merupakan salah satu cara menurunkan berat badan saat puasa Ramadan. Anggapan bahwa tidak makan sejak sahur adalah cara agar badan kian langsing adalah salah kaprah. Justru badan akan protes karena tidak diberi asupan yang semestinya.

Menu sahur pun jangan sampai salah, ya. Hindari makanan terlalu berat karena akan membuat tubuh bekerja keras dan menguras energi. Perbanyak porsi buah dan makanan berserat seperti granola, gandum, biji-bijian dan lainnya untuk membuat kamu bisa merasa kenyang lebih lama, tanpa risiko kegemukan.

9. Tidur Cukup

Porsi waktu istirahat atau tidur di malam hari juga memegang peran penting dalam menurunkan berat badan saat puasa Ramadan. Bagaimana bisa? Ternyata kurang tidur saat sedang puasa akan membuat sistem metabolisme tidak bisa bekerja dengan optimal. Saat metabolisme tidak optimal, cadangan lemak tidak akan bisa terbakar dan hanya menumpuk dalam tubuh.

Selain itu, kurang tidur juga bisa membuat nafsu makan bertambah akibat diproduksinya hormon ghrelin. Hormon ini bertugas mengirim sinyal ke otak untuk meningkatkan nafsu makan. Jadi, hindari begadang saat puasa Ramadan, ya!

10. Empati

Via sisadma.sabis.net

Cara yang terakhir adalah dengan menanamkan rasa empati dalam diri sendiri. Rasa empati yang seperti apa? Tentunya pada mereka yang belum tentu bisa seberuntung kamu saat akan berbuka puasa. Kamu bisa berbuka puasa dengan menu yang menggiurkan setelah menahan diri selama 12 jam, namun apakah kamu dhuafa bisa melakukan hal yang sama? Bisa jadi mereka justru tidak bisa berbuka puasa dengan layak.

Jangan sampai lupa bahwa esensi dari berpuasa adalah mengajarkan kita untuk memahami bagaimana perjuangan mereka yang kurang beruntung. Sungguh rugi jika puasa hanya dijadikan rutinitas dan berhura-hura saat momen berbuka puasa. Dengan menanamkan rasa empati maka nafsu untuk makan berlebihan bisa berkurang dengan sendirinya.

So, tidak salah jika puasa disebut sebagai momen yang tepat untuk mengubah pola makan ke arah yang lebih sehat. Bila dilakukan dengan tepat, akan menjadi cara menurunkan berat badan saat puasa Ramadan. Semoga ibadah puasa kita berkah, ya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *