20+ Cara Cepat Menurunkan Kolesterol Tinggi: Terbukti Secara Ilmiah

Via yourhealth.net

Mendengar kata kolesterol, pasti sebagian besar orang langsung beranggapan bahwa kolesterol merupakan suatu kondisi yang membahayakan bagi kesehatan tubuh. Anggapan tersebut tidaklah sepenuhnya salah, namun juga tidaklah benar.

Justru, kolesterol akan memberikan manfaat positif bagi tubuh kita jika kadarnya pas. Kolesterol baru akan menjadi berbahaya jika kadarnya di dalam tubuh kita berlebihan. Mau tahu lebih detail tentang kolesterol beserta berbagai macam cara menurunkan kolesterol? Simak artikel dibawah ini ya.

Apakah Kolesterol Itu?

Cara Menurunkan Kolesterol
Via ezyhealth.com

Kolesterol pada dasarnya merupakan suatu zat sejenis lemak bernama lipid yang diproduksi oleh hati. Sebenarnya, kolesterol tidaklah berbahaya dan justru akan sangat bermanfaat bagi tubuh kita jika kadarnya tidak berlebihan.

Kolesterol akan sangat bermanfaat untuk membantu proses pembentukan hormon dan Vitamin D. Bahkan, kolesterol juga akan membantu proses penyerapan nutrisi makanan di dalam tubuh kita. Nah, kolesterol akan menjadi berbahaya bagi kesehatan ketika kadarnya di dalam tubuh kita berlebihan.

Kolesterol akan mengalir di sepanjang pembuluh darah kita dengan keadaan terbungkus oleh protein. Karena dibungkus oleh protein, maka kombinasi antara kolesterol dan protein ini biasa dinamakan dengan lipoprotein. Secara garis besar ada 2 jenis lipoprotein pada aliran darah kita, yaitu low-density lipoprotein (LDL) dan juga high-density lipoprotein (HDL)

Apakah LDL dan HDL Itu?

Ketika kita bicara tentang kolesterol, maka sangat penting untuk mengetahui apa itu LDL dan HDL. Pada dasarnya, besarnya kadar 2 jenis lipoprotein inilah yang menjadi faktor penentu apakah kolesterol akan memberikan dampak buruk bagi tubuh kita ataukah tidak. Berikut penjelasannya.

LDL

Biasanya, LDL ini disebut juga dengan kolesterol jahat. Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan jenis lipoprotein ini akan membawa kolesterol menuju ke arteri pembuluh darah kita.

Nah, hal ini akan membuat kolesterol menjadi menumpuk di dalam dinding pembuluh darah hingga akhirnya terbentuklah plak. Akibatnya, laju aliran darah menjadi terhambat dan timbulah berbagai penyakit berbahaya di dalam tubuh kita.

HDL

Berkebalikan dengan LDL, HDL biasa disebut dengan kolesterol baik. Hal ini dikarenakan jenis lipoprotein ini akan membawa kembali kolesterol dari arteri pembuluh darah menuju ke hati. Nah, kolesterol tersebut nantinya akan disingkirkan dari dalam tubuh kita oleh hati.

Penyakit Jika Kadar Kolesterol Berlebihan

Gejala Kolesterol Tinggi
Via mdpremier.com

Dari penjelasan diatas, maka sekarang tentu kamu sudah tahu bahwa kolesterol tidak selamanya memberikan dampak buruk bagi tubuh kita. Yang membuat kolesterol menjadi berbahaya adalah ketika kadar LDL atau kolesterol jahat di dalam tubuh kita berlebihan. Ketika hal tersebut terjadi, maka berikut beberapa penyakit yang kemungkinan besar akan menimpa diri kita:

Penyakit Jantung Koroner

Penyakit ini dapat terjadi karena adanya penumpukan kolesterol di dalam pembuluh darah kita. Nah, kolesterol yang menumpuk ini akan menimbulkan plak, yang nantinya tentu akan menghambat sirkulasi aliran darah ke jantung kita. Jika sirkulasi darah ke jantung terhambat, maka tentu jantung tidak mampu bekerja semestinya dan inilah yang menjadi sumber timbulnya serangan jantung.

Stroke

Seperti yang kita tahu, otak kita memerlukan pasokan nutrisi dan oksigen yang cukup dari darah agar bisa berfungsi secara maksimal. Ketika sirkulasi aliran darah ke otak terhambat karena plak yang terbentuk di dalam pembuluh darah, maka tentu saja otak akan kekurangan pasokan oksigen dan nutrisi. Jika sudah begitu, maka perlahan-lahan sel-sel yang ada di dalam otak akan mati dan menimbulkan stroke, bahkan kematian.

Angina

Angina atau yang sering juga disebut dengan angin duduk biasanya ditandai dengan rasa nyeri pada dada. Nah, nyeri dada ini disebabkan karena otot-otot jantung kekurangan pasokan oksigen dari darah. Seperti yang kita ketahui, kolesterol yang menumpuk di pembuluh darah akan menimbulkan plak yang akan menghambat sirkulasi darah ke otot jantung. Bahkan, penderita angina biasanya juga akan mengalami nyeri di bagian punggung, lengan, dan juga rahang.

Faktor Penyebab Meningkatnya Kadar Kolesterol

Bahaya Rokok Eletrik
Via pbs.org

Setelah kamu mengetahui berbagai penyakit berbahaya yang bisa ditimbulkan akibat kadar kolesterol yang terlalu tinggi, maka tentu saja kamu tidak mau kadar kolesterolmu meningkat bukan?

Nah, agar kadar kolesterolmu tidak meningkat, maka tentunya kamu harus mengetahui terlebih dahulu faktor-faktor yang menjadi penyebab meningkatnya kadar kolesterol di dalam tubuh. Berikut ulasan lengkapnya.

Gaya Hidup Yang Tidak Sehat

Tidak bisa dibantah lagi jika gaya hidup yang tidak sehat merupakan faktor utama mengapa kadar kolesterol di dalam tubuh dapat meningkat secara drastis. Kebiasaan-kebiasaan seperti merokok, malas berolahraga, dan minum minuman beralkohol telah terbukti akan menurunkan kadar HDL dan justru akan meningkatkan kadar LDL di dalam darah.

Selain itu, merokok dan minuman beralkohol juga akan merusak dinding pembuluh darah dan mempercepat proses pembentukan plak di pembuluh darah. Jika sudah begitu, sirkulasi darah menuju organ vital kita seperti jantung dan juga otak akan terhambat.

Mengkonsumsi Makanan Tinggi Lemak

Jika kamu merupakan penggemar makanan-makanan yang memiliki kandungan lemak jenuh yang tinggi semisal daging merah apalagi jeroan, maka sebaiknya kurangi konsumsinya mulai dari sekarang. Lemak jenuh merupakan sumber utama penghasil kolesterol jahat atau LDL di dalam tubuh. Jika kadar LDL semakin banyak, maka pembuluh darah akan dipenuhi oleh plak dan sirkulasi darah akan terganggu.

Memiliki Riwayat Diabetes

Orang dengan riwayat diabetes biasanya juga akan memiliki kadar kolesterol yang tinggi secara otomatis. Bahkan, penderita diabetes memiliki peluang terkena serangan jantung dan juga stroke 5 kali lebih tinggi dibandingkan orang biasa.

Ketika seseorang terkena diabetes, maka kadar glukosa dalam tubuh menjadi tidak terkontrol. Nah, kadar glukosa yang berlebihan ini akan memicu pembentukan plak di pembuluh darah, yang tentunya akan menghambat sirkulasi darah ke jantung dan juga ke otak.

Obesitas

Orang-orang dengan berat badan berlebih atau obesitas akan sangat beresiko untuk memiliki kadar kolesterol yang tinggi di dalam tubuhnya. Hal ini karena orang dengan berat badan berlebih cenderung memiliki kadar LDL yang sangat tinggi, sedangkan kadar HDL nya sangat rendah.

Seperti yang sudah kita ketahui, kadar LDL yang terlalu tinggi akan membuat kolesterol menumpuk di pembuluh darah. Jika sudah begitu, plak akan terbentuk dan menyumbat sirkulasi darah. Akibatnya, resiko terjadinya serangan jantung akan semakin tinggi. Oleh sebab itu, baiknya kamu harus melakukan cara-cara menurunkan berat badan agar kadar kolesterol jahat bisa menurun.

Faktor Genetik

Selain hal yang telah disebutkan diatas, ada juga kondisi dimana kadar kolesterol dalam tubuh kita sudah tinggi dengan sendirinya semenjak kita lahir. Kondisi yang biasa disebut dengan familial hypercholesterolaemia ini dapat terjadi karena kita memiliki orang tua atau sanak saudara yang memiliki riwayat kolesterol tinggi. Nah, orang-orang yang menderita familial hypercholesterolaemia ini sangat beresiko terkena penyakit jantung di usia muda.

Bagaimana Cara Mendiagnosa Kadar Kolesterol Dalam Tubuh?

Mengetahui kadar kolesterol dalam tubuh masing-masing sangatlah penting agar kita menjadi tahu langkah apa yang harus kita lakukan di kemudian hari. Ada beberapa gejala kolesterol tinggi yang bisa kita ketahui lebih awal. Namun satu-satunya cara untuk mengetahui kadar kolesterol secara pasti adalah dengan mengunjungi dokter dan melakukan tes darah.

Saat melakukan tes darah, kadar kolesterol akan diukur dengan menggunakan satuan miligram per desiliter (mg/dL). Nah, saat kamu menerima hasil tes kolesterol-nya, maka kamu akan menerima hasil dari:

Jumlah Total Kolesterol: Hasil yang didapatkan adalah kombinasi dari LDL, HDL, dan 20% trigliserida dalam darah.

Trigliserida: Trigliserida adalah lemak yang terdapat dalam darah. Normalnya, kadar trigliserida tidak boleh melebihi 150 mg/dL.

HDL: Semakin besar jumlah HDL yang kamu dapat, maka semakin bagus. Untuk laki-laki, kamu setidaknya harus memiliki 55 mg/dL HDL dan untuk wanita, kamu setidaknya harus memiliki 45 mg/dL HDL.

LDL: Berkebalikan dengan HDL, semakin kecil jumlah LDL yang kamu dapat, maka semakin bagus. Jika kamu tidak memiliki riwayat penyakit jantung, maka jumlah LDL yang kamu dapat tidak boleh melebihi 130 mg/dL. Bagi kamu yang sudah punya riwayat penyakit jantung, maka kadar LDL yang kamu dapat tidak boleh melebihi 100 mg/dL.

Cara Menurunkan Kadar Kolesterol Melalui Makanan

Cara yang paling mudah untuk menurunkan kadar kolesterol jahat adalah dengan memperhatikan pola makan kita. Kira-kira makanan apa sajakah yang sangat bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol di dalam tubuh kita? Berikut daftar-daftarnya:

1. Oatmeal

Via sagedining.com

Salah satu makanan yang sangat cocok dimakan saat sarapan ini akan sangat membantu untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Hal ini dikarenakan oatmeal mengandung senyawa beta-glucan yang akan menyerap LDL dan mengeluarkannya dari tubuh.

Bahkan, para ahli berpendapat bahwa mengkonsumsi oatmeal secara rutin selama 6 minggu akan menurunkan kadar LDL dalam darah sebesar 5,3%. Oleh karena itu, segera ganti sarapanmu dengan oatmeal jika kamu ingin menurunkan kadar kolesterol.

2. Ikan Salmon

Via divinehealthfromtheinsideout.com

Mengapa ikan salmon sangat bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol? Alasannya sederhana, ikan salmon memiliki kandungan omega-3 yang sangat tinggi. Nah, omega-3 ini akan sangat bermanfaat untuk meningkatkan kadar HDL di dalam darah. Hasilnya, tentu saja kadar kolesterol dalam tubuh akan menurun.

Menurut sebuah studi yang dilakukan oleh Universitas Loma Linda, mengkonsumsi makanan kaya omega-3 akan meningkatkan kadar HDL sebesar 4%. Selain itu, salmon juga merupakan makanan yang sangat ideal untuk menggantikan daging merah yang mengandung banyak lemak jenuh.

3. Almond

Via alphacoders.com

Jika kamu mencari makanan ringan yang sangat bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol, maka almond merupakan pilihan yang tepat. Setidaknya ada 2 alasan mengapa kacang almond sangat bermanfaat untuk menurunkan kadar kolester.

Pertama, almond mengandung asam tak jenuh yang akan meningkatkan kadar kolesterol baik atau HDL di dalam tubuh kita. Kedua, Asam tak jenuh dari almond akan memicu kolesterol jahat atau LDL untuk teroksidasi. Nah, jika LDL teroksidasi dengan cepat, maka penumpukan plak di pembuluh darah bisa dihindari.

Beberapa studi bahkan telah menyimpulkan bahwa dengan mengkonsumsi setengah mangkuk almond, kadar kolesterol di dalam tubuh akan berkurang sebesar 10%. Walaupun begitu, patut diingat bahwa kacang almond ini mengandung kalori yang cukup tinggi sehingga kamu harus membatasi konsumsinya jika tidak ingin terkena obesitas.

4. Walnut

Via hdwallsource.com

Selain almond, walnut juga merupakan jenis kacang-kacangan yang akan sangat bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol. Menurut sebuah studi yang sudah dipublikasikan di dalam jurnal Diabetes Care, mengkonsumsi kacang walnut secara rutin akan menurunkan kadar kolesterol di dalam darah hingga sebesar 10%. Hal ini dikarenakan walnut memiliki kemampuan untuk meningkatkan kadar HDL di dalam darah, sehingga tentunya kadar kolesterol yang terbuang menjadi lebih banyak.

5. Teh Hijau

Via cancerfightersthrive.com

Siapa yang tidak kenal teh hijau? Minuman ini ternyata juga sangat bermanfaat untuk menurunkan kolesterol. Hal ini dikarenakan teh hijau mengandung senyawa-senyawa yang berfungsi sebagai antioksidan seperti polifenol dan riboflavin. Nah, antioksidan pada teh hijau dipercaya dapat mencegah peningkatan kadar LDL di dalam tubuh.

Bahkan menurut sebuah studi yang telah dilakukan di Jepang, teh hijau mampu menurunkan kadar kolesterol dalam darah hingga 5%. Selain itu, minuman ini juga memiliki kalori yang sangat rendah, sehingga tentu tidak masalah jika kamu mengkonsumsi minuman ini sering-sering.

6. Jeruk

Via skyhdwallpaper.com

Buah jeruk memang terkenal akan kandungan Vitamin C-nya yang akan bermanfaat sebagai cara memutihkan wajah secara alami dan sebagai cara menghilangkan jerawat dengan cepat. Namun, buah satu ini ternyata juga memiliki kemampuan yang sangat ampuh untuk menurunkan kadar kolesterol.

Buah jeruk mengandung senyawa bernama pectin. Pectin merupakan salah satu jenis serat yang akan bermanfaat untuk menurunkan kadar LDL di dalam darah. Buah jeruk juga mengandung senyawa bernama phytosterol. Menurut beberapa hasil studi, pasokan 2 gram phytosterol ke dalam tubuh setiap harinya akan sangat bermanfaat untuk menurunkan kadar LDL di dalam darah hingga 8%.

7. Tomat

Via iccadubai.ae

Sudah tidak diragukan lagi bahwa tomat memiliki banyak manfaat untuk tubuh kita. Ternyata, tomat juga sangat bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol karena tomat memiliki kandungan likopen. Likopen adalah suatu pigmen yang akan memberikan warna merah pada permukaan kulit tomat.

Menurut sebuah studi yang telah dipublikasikan di dalam British Journal of Nutrition, likopen pada tomat akan sangat bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol pada darah hingga sebesar 17%. Hal ini dikarenakan likopen mampu memicu peningkatan kadar HDL di dalam tubuh.

8. Jambu

Via wallsdesk.com

Selain jeruk, jenis buah-buahan yang juga sangat ampuh untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah dengan cepat adalah jambu. Sama seperti tomat, jambu memiliki kandungan likopen yang sangat tinggi. Bahkan, jambu merupakan jenis makanan dengan kandungan likopen paling tinggi, melebihi kandungan likopen pada tomat.

Jadi jangan heran jika dengan mengkonsumsi jambu, maka kadar kolesterol dalam darah dapat berkurang dengan cepat. Selain itu, jambu memiliki kalori yang sangat rendah, sehingga sangat cocok untuk menunjang pola dietmu.

9. Anggur Merah

Via onehdwallpaper.com

Anggur merah merupakan buah yang cukup mudah ditemui di Indonesia. Nah, tahukah kamu bahwa ternyata buah ini mampu menurunkan kadar kolesterol dengan cepat? Sebuah studi yang dilakukan oleh Universidad Complutense de Madrid menyimpulkan bahwa dengan mengkonsumsi anggur merah secara rutin, maka kadar LDL di dalam darah akan berkurang hingga 9%.

Selain itu, masih dalam studi yang sama, pasien yang memiliki kolesterol tinggi ternyata mengalami penurunan kadar LDL hingga sebesar 12% setelah mengkonsumsi anggur merah.

10. Bawang Putih

Via petinsurance.com

Jika kamu ingin mencegah dampak bahaya dari kolesterol, maka kamu bisa menambahkan bawang putih pada saat memasak makanan. Bawang putih memiliki banyak senyawa yang akan sangat berguna untuk mencegah timbulnya plak akibat penumpukan kolesterol di pembuluh darah. Jika plak tidak terbentuk, maka tentunya kamu akan terhindar dari komplikasi penyakit yang diakibatkan oleh kolesterol tinggi.

Sebuah studi yang telah dipublikasikan dalam Annals of Internal Medicine menyimpulkan bahwa ternyata, bawang putih dapat menurunkan kadar kolesterol hingga 9%. Untuk mendapatkan manfaat maksimal dari bawang putih, sebaiknya kamu mengkonsumsi 2 siung bawang putih setiap harinya.

11. Bayam

Via superfoodsrx.com

Sama seperti bawang putih, bayam akan sangat bermanfaat untuk melindungi tubuh kita dari bahaya yang akan ditimbulkan oleh kadar kolesterol berlebih. Hal ini dikarenakan bayam memiliki senyawa bernama lutein yang akan mencegah terbentuknya plak di dinding pebuluh darah. Hasilnya, tentu saja komplikasi penyakit akibat kolesterol berlebih bisa dicegah.

Beragam studi telah menyimpulkan bahwa dengan mengkonsumsi makanan berlutein tinggi secara rutin, maka akan semakin kecil kemungkinan kamu mendapat penyakit jantung di masa depan.

12. Kedelai

Via diabeticpick.com

Semua makanan yang berbahan dasar kedelai seperti tahu atau susu kedelai juga sangat bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol. Kedelai mengandung asam lemak omega-3, protein, dan juga serat yang akan membantu menurunkan kadar LDL di dalam pembuluh darah.

Berdasarkan artikel yang dilansir oleh WebMD, kedelai dapat menurunkan kadar LDL sebesar 3%. Walaupun jumlah penurunannya tidak signifikan, namun tentunya mengkonsumsi kedelai tetaplah membantu bukan? Apalagi, terdapat banyak makanan berbahan dasar kedelai yang dapat kita temukan dengan mudah di kehidupan sehari-hari.

13. Alpukat

Via lifehack.org

Satu lagi jenis buah-buahan yang bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol adalah alpukat. Alpukat mengandung lemak tak jenuh yang akan meningkatkan kadar HDL sekaligus menurunkan kadar LDL. Alpukat juga mengandung senyawa bernama beta-sitosterol. Nah, senyawa ini akan sangat bermanfaat untuk menekan jumlah kolesterol yang diserap melalui makanan.

Namun patut diingat bahwa alpukat merupakan buah dengan kandungan kalori yang cukup tinggi. Oleh karena itu, konsumsilah buah ini dalam jumlah yang wajar agar kamu tidak terkena obesitas.

14. Minyak Zaitun

Via farmviewmarket.com

Tahukah kamu bahwa ternyata minyak zaitun mampu menurunkan kadar kolesterol? Minyak zaitun kaya akan antioksidan dan juga lemak tak jenuh yang akan menurunkan kadar LDL sekaligus menambah kadar HDL. Minyak zaitun mengandung senyawa bernama phenolics. Senyawa ini akan mencegah proses pembentukan plak di pembuluh darah akibat penumpukan kolesterol.

Untuk mendapatkan manfaat maksimal dari minyak zaitun, maka kamu dianjurkan untuk menambahkan 2 sendok makan minyak zaitun ke dalam makanan yang kamu konsumsi setiap harinya.

15. Cokelat

Via equalexchange.coop

Kabar gembira bagi kamu pecinta cokelat. Selain cita rasanya yang membuat ketagihan, ternyata cokelat juga sangat bermanfaat untuk menurunkan kolesterol.

Cokelat mengandung senyawa bernama phytosterol. Nah, menurut sebuah studi yang telah dipublikasikan dalam American Journal of Clinical Nutrition, senyawa phytosterol dapat menurunkan kadar LDL dalam darah hingga sebesar 16%. Cokelat memiliki kandungan antioksidan dan juga lemak tak jenuh yang juga bermanfaat untuk menambah kadar HDL dalam tubuh.

16. Buah Berry

Via alphacoders.com

Segala jenis buah berry, baik itu strawberry, blackberry, atau blueberry, sama-sama memiliki kandungan antioksidan yang cukup tinggi. Nah, kandungan antioksidan pada buah berry akan sangat bermanfaat untuk menurunkan kadar LDL di dalam pembuluh darah.

Selain itu, para ahli kesehatan juga telah menyimpulkan bahwa buah berry juga sangat bermanfaat untuk menyokong kinerja hati. Jika organ vital seperti hati mampu bekerja secara maksimal, maka tentunya akan semakin banyak kolesterol jahat yang dapat disingkirkan dari dalam tubuh.

17. Apel

Image Via detik.com

Buah apel merupakan buah yang sangat mudah ditemukan di Indonesia. Nah, bagi kamu yang ingin menurunkan kadar kolesterol dengan cepat, maka mengkonsumsi apel merupakan salah satu opsi termudah. Apel memiliki kandungan polifenol yang sangat tinggi. Seperti yang kita tahu, polifenol merupakan antioksidan yang dapat mencegah pembentukan plak di pembuluh darah sebagai akibat penumpukan kolesterol.

Tips agar kamu memperoleh manfaat maksimal saat mengkonsumsi apel: makanlah apel sekaligus dengan kulitnya. Hal ini dikarenakan kandungan polifenol pada apel banyak ditemukan pada kulitnya.

18. Flaxseed

Via astroulagam.com

Flaxseed adalah salah satu jenis biji-bijian yang juga bermanfaat untuk menurunkan kolesterol. Dari namanya, maka dapat ditebak bahwa flaxseed merupakan biji dari bunga flax. Flaxseed sangat bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol.

Flaxseed memiliki kandungan asam lemak omega-3 yang sangat tinggi. Seperti yang sudah kita ketahui, omega-3 sangat bermanfaat untuk meningkatkan kadar HDL dalam darah. Flaxseed juga memiliki serat yang cukup tinggi, sehingga dapat mencegah proses penyerapan kolesterol oleh tubuh secara berlebihan.

Untuk dapat menikmati flaxseed, maka cukup campurkan biji ini dengan makanan yang kamu konsumsi semisal sereal, oatmeal, atau yogurt.

19. Kembang Kol

Via 111wallpapers.com

Seperti sayuran pada umumnya, kembang kol tentunya akan memberikan berbagai macam manfaat untuk kesehatan tubuh kita. Secara khusus, kembang kol ternyata memiliki berbagai macam senyawa yang bermanfaat untuk menurunkan kolesterol.

Phytosterol, yang sangat bermanfaat untuk mencegah penyerapan kolesterol secara berlebihan di usus halus. Asam lemak omega-3, yang sangat bermanfaat untuk meningkatkan kadar HDL sekaligus mengurangi kadar LDL dalam darah. Serta antioksidan dan Vitamin C, yang akan mencegah peningkatan kadar LDL dalam darah.

20. Minyak Ikan

Via authoritynutrition.com

Biasanya minyak ikan memang digunakan sebagai penambah nafsu makan anak, namun ternyata minyak ikan juga mampu menurunkan kadar kolesterol di dalam darah dengan cepat. Alasannya sederhana, hal tersebut dikarenakan minyak ikan mengandung omega-3 yang sangat tinggi.

Nah seperti yang telah dijelaskan diatas, omega-3 akan sangat bermanfaat untuk meningkatkan kadar HDL sekaligus menurunkan kadar LDL dalam darah. Jika sudah begitu, tentu saja kolesterol di dalma tubuh akan berkurang.

Cara Menurunkan Kadar Kolesterol Melalui Gaya Hidup

Selain melalui pola makan, menurunkan kolesterol juga dapat dilakukan dengan mengubah gaya hidup kita sehari-hari. Menurunkan kadar kolesterol di dalam tubuh melalui gaya hidup sebenarnya tidaklah sulit, namun tentunya kamu harus memiliki tekad yang kuat dan juga konsistensi yang tinggi agar memperoleh hasil yang maksimal.

Nah, apa sajakah macam-macam gaya hidup yang ternyata dapat menurunkan kadar kolesterol? Berikut ulasannya.

1. Olahraga

Via thebestrunningshoes.info

Rasanya tidak bisa dibantah lagi jika olahraga merupakan suatu aktivitas yang harus kamu lakukan jika kamu ingin menurunkan kadar kolesterol dengan cepat. Banyak hasil penelitian telah menyimpukan bahwa olahraga, terutama olahraga aerobik seperti renang, lari, dan bersepeda dapat meningkatkan kadar HDL di dalam darah.

Untuk menurunkan kolesterol, kamu tidak perlu berolahraga terlalu keras. Berolahraga selama 30 menit per hari secara rutin saja sudah sangat membantu untuk menurunkan kadar kolesterol. Cobalah berbagai macam variasi olahraga agar kamu tidak merasa jenuh dengan cepat.

2. Berhenti Merokok

Via huffingtonpost.com

Semua orang tentunya sudah mengetahui bahwa kebiasaan merokok akan mendatangkan banyak masalah bagi kesehatan di masa depan. Ada segudang bahaya rokok bagi tubuh manusia yang mematikan.

Jika kamu punya kebiasan merokok, maka kamu harus berhenti secepatnya karena ternyata merokok juga akan membuat seseorang mengalami kolesterol tinggi. Hal ini dikarenakan merokok dapat merusak pembuluh darah dan juga akan mempercepat pembentukan plak oleh kolesterol di pembuluh darah.

Jika terdapat penumpukan plak pada pembuluh darah, maka tentunya sirkulasi darah ke jantung akan terganggu dan hal ini akan membuat jantung tidak bisa befungsi secara semestinya. Keadaan itulah yang nantinya akan memicu penyakit jantung.

3. Beralih Menjadi Vegetarian

Via expertbeacon.com

Karena kadar LDL dalam darah biasanya meningkat karena lemak jenuh yang terdapat pada olahan daging, maka tentu kamu harus membatasi konsumsi daging merah sejak dini. Jika kamu sudah terlanjur memiliki kadar kolesterol tinggi, maka ada baiknya kamu beralih menjadi vegetarian dan banyak-banyak mengkonsumsi sayuran serta buah-buahan yang telah disebutkan diatas.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Resnicow dan kawan-kawan telah memperlihatkan bahwa menjadi seorang vegetarian akan sangat bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol dan juga trigliserida dalam pembuluh darah.

4. Hindari Stress

Via yogalean.com

Tahukah kamu bahwa ternyata stress dapat menyebabkan kadar kolesterol dalam darah melambung tinggi? Ya, sudah banyak hasil penelitian yang menyimpulkan bahwa stress berkontribusi besar dalam meningkatkan kadar kolesterol. Sebuah penelitian yang telah diterbitkan dalam Journal of Chronic Diseases menyimpulkan bahwa para siswa mengalami peningkatan kadar kolesterol secara signifikan pada saat masa-masa ujian dibandingkan hari-hari biasa.

Selain itu, ada juga penelitian yang dilakukan oleh P.T.Wertlake dan kawan-kawan yang menyimpulkan bahwa stress dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah hingga 10%.

Oleh karena itu, sebisa mungkin hindari stress yang berlebihan. Saat kamu mengalami stress, istirahatkan pikiran sejenak dan lakukan hal-hal yang kamu sukai dan meditasi. Selain itu, berolahraga juga sangat bermanfaat untuk mengusir rasa stress.

5. Tidur Dalam Waktu Yang Cukup

Via wakeuptothesunriselight.com

Hal-hal yang sepele seperti memperhatikan waktu tidur juga ternyata akan sangat bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol. Seperti yang dilansir oleh Healthline, waktu tidur yang terlalu sebentar ataupun terlalu lama akan meningkatkan produksi trigliserida dan juga akan menurunkan produksi HDL dalam darah.

Sebuah studi yang telah dipublikasikan dalam Journal of Cardiovascular Nursing menyimpulkan bahwa waktu tidur kurang dari enam jam akan meningkatkan resiko seseorang terserang penyakit jantung.

Oleh karena itulah, mulai dari sekarang kurangi kebiasaan begadang di malam hari. Dengan memiliki waktu tidur yang cukup (minimal 7 jam per hari), maka kadar kolesterol dalam darah akan terjaga dan kamu akan terhindar dari berbagai macam penyakit mematikan di masa depan.

Cara Menurunkan Kadar Kolesterol Melalui Pengobatan

Memperhatikan pola makan dan juga gaya hidup memang merupakan cara yang paling direkomendasikan sebagai langkah awal untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Namun, ada beberapa kasus dimana pola makan dan gaya hidup yang baik ternyata tidaklah cukup untuk menurunkan kadar kolesterol. Jika sudah begitu, maka menurunkan kadar kolesterol melalui pengobatan adalah langkah yang bisa diambil.

Yang patut diingat adalah, jika kamu ingin menurunkan kadar kolesterol melalui obat-obatan, maka kamu harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter yang kamu percaya. Pastikan bahwa obat-obatan yang kamu gunakan sudah disetujui penggunaannya oleh dokter. Apa sajakah obat-obatan yang sangat ampuh untuk menurunkan kolesterol? Berikut ulasannya.

1. Suplemen Niacin

Via dbolmusclesecret.com

Suplemen niacin merupakan obat yang bisa kamu dapatkan di berbagai apotik dengan mudah. Nah, suplemen niacin akan sangat bermanfaat untuk menurunkan kolesterol karena suplemen ini mampu meningkatkan produksi HDL atau kolesterol baik dalam darah.

Semakin banyak HDL di dalam tubuh, maka semakin banyak kolesterol yang dapat disingkirkan. Bahkan, sebuah studi yang telah dipublikasikan dalam American Heart Association Journal telah menyimpulkan bahwa suplemen niacin mampu meningkatkan produksi HDL dalam darah hingga sebesar 20%.

2. Aspirin

Via awesomejelly.com

Aspirin memang merupakan suatu obat yang biasanya digunakan untuk mengobati sakit kepala. Namun ketika kamu memiliki kolesterol tinggi, maka mungkin doktermu akan merekomendasikan penggunaan aspirin dengan dosis yang kecil. Hal ini dikarenakan aspirin memiliki kemampuan untuk mencegah terjadinya pembekuan darah. Jika darah tidak membeku, maka resiko terjadinya penyakit jantung koroner bisa diperkecil.

3. Statin

Via cdnds.net

Bisa dibilang statin merupakan obat-obatan yang cukup populer untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah secara cepat. Hal ini dikarenakan obat ini mampu menghalangi kinerja enzim di dalam hati yang bertugas untuk memproduksi kolesterol. Nah jika sudah demikian, maka produksi kolesterol akan berkurang dan tentu saja jumlah kolesterol di dalam tubuh juga akan berkurang.

Biasanya, dokter hanya akan merekomendasikan penggunaan statin kepada pasien yang memiliki resiko tinggi terhadap penyakit jantung. Efek samping dari statin yang biasa terjadi adalah sakit kepala dan gangguan pencernaan.

4. Ezitimibe

Via forbes.com

Ezitimibe merupakan suatu obat yang juga biasanya akan diresepkan oleh dokter terhadap penderita kolesterol tinggi. Jadi, usus halus di dalam tubuhmu bertugas untuk menyerap kolesterol yang diproduksi oleh hati. Setelah diserap, kolesterol ini nantinya akan disalurkan ke pembuluh darah.

Jika kolesterol yang diserap oleh usus halus terlalu banyak, maka tentu saja bisa terjadi penumpukan kolesterol di pembuluh darah. Nah disinilah obat ezitimibe berperan. Obat ini akan mengurangi proses penyerapan kolesterol oleh usus halus. Hasilnya, tentu saja jumlah kolesterol pada pembuluh darah akan berkurang.

Obat ini biasanya akan diresepkan oleh dokter karena obat ini tidak memiliki efek samping separah statin. Sebelum mengkonsumsi obat ini, ada baiknya kamu terlebih dahulu membaca petunjuk-petunjuk penggunaan ezitimibe dari National Institute for Health and Care Excellence.

5. Alirocumab

Via regeneron.com

Selain obat-obatan diatas, ada satu lagi obat untuk menurunkan kadar kolesterol yang bernama alirocumab. Obat ini tidak dikonsumsi, tapi diaplikasikan ke tubuh kita dengan cara disuntikkan.

Alirocumab akan sangat bermanfaat untuk membantu kinerja hati untuk menyerap lebih banyak LDL di dalam tubuh. Jika sudah begitu, maka tentu saja kadar kolesterol yang tersirkulasi di pembuluh darah akan semakin berkurang.

Obat ini hanya akan diresepkan oleh dokter untuk pasien yang menderita kolesterol tinggi karena faktor genetik atau bagi mereka yang memiliki alergi terhadap statin dan obat-obatan penurun kolesterol lainnya.

Nah sekarang kamu sudah mengetahui segala hal tentang cara menurunkan kadar kolesterol di dalam tubuh. Jika kamu punya saran dalam menurunkan kolesterol tinggi lainnya, tinggalkan komen dibawah. Semoga artikel ini bermanfaat untuk kamu dan sehat selalu ya!

One Comment

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *