Cara Merawat & Memelihara Kelinci Di Rumah Bagi Pemula

Cara Merawat Kelinci
Via npr.org

Selain kucing dan anjing, kelinci menjadi salah satu hewan yang paling banyak dipelihara. Kelinci sendiri terbagi menjadi dua kelompok, yakni kelinci pedaging dan kelinci hias.

Sementara jenis keduanya sendiri sangatlah beragam. Mulai dari kelinci lokal, Angora, Havana, Himalayan, English Spot, Rex, Satin, Lop Holland, Harlequin, hingga Lion Head.

Meski kelinci merupakan hewan yang lucu dan jinak, tetapi tidak sedikit orang yang masih ragu untuk merawatnya. Umumnya, mereka beranggapan bahwa memelihara kelinci cukup repot padahal tidak demikian.

Nyatanya, merawat kelinci sangat mudah bahkan bagi Anda yang baru pertama kali memeliharanya. Yang paling penting adalah memastikan kelinci yang Anda pelihara merasa nyaman, aman, dan bahagia.

Cara Merawat Kelinci

Meski kelihatannya sepele, tetapi memelihara kelinci membutuhkan kesabaran dan ketelatenan. Anda pun wajib memerhatikan sejumlah hal di bawah ini:

  • Tidak boleh terlalu sering memandikan kelinci
  • Potong kuku kelinci secara rutin, satu atau dua bulan sekali
  • Tidak memberikan obat kutu pada kelinci, kecuali atas rekomendasi dokter hewan
  • Lakukan perawatan sesuai umur kelinci
  • Letak kandang kelinci harus berada jauh dari kandang kucing ataupun anjing
  • Gunakan tali kekang atau pelindung saat Anda membawanya untuk jalan-jalan
  • Rutin melakukan pemeriksaan ke dokter hewan

Cara Memelihara Kelinci di Rumah

Bagi Anda yang ingin merawat kelinci, ada beberapa hal yang wajib Anda perhatikan. Bisa dibilang cara ini merupakan cara memelihara kelinci terbaik. Adapun cara merawat kelinci di rumah, antara lain sebagai berikut.

1. Menyediakan Tempat Tinggal

Via supportadoptionforpets.co.uk

Hal pertama yang harus Anda lakukan sebelum memelihara kelinci adalah menyediakan tempat tinggal. Tentukan lokasi tempat tinggal kelinci. Apakah kelinci akan tinggal di dalam kandang atau di kamar khusus.

Jika Anda memilih untuk mengandangkan kelinci, pastikan agar kandang yang Anda buat berukuran cukup besar. Anda pun harus menyiapkan alas tidur bagi kelinci. Sangat disarankan untuk menggunakan jerami.

Sementara jika Anda memilih untuk membuatkannya kamar khusus, pilih lokasi pembuatan ruangan. Apakah, di samping rumah, di halaman belakang, atau justru di dalam rumah Anda. Yang paling penting adalah memastikan bahwa lokasi yang Anda pilih tidak terisolasi. Dengan begitu, Anda lebih mudah melakukan pemantauan.

2. Beri Ruang

Berikan ruang yang cukup untuk kelinci Anda. Mengapa? Karena kelinci tidak hanya membutuhkan tempat tinggal, tetapi ruang gerak. Di mana ruang ini dapat digunakan untuk berlarian ataupun menjelajah.

Baik Anda menempatkan kelinci di dalam maupun luar ruangan, Anda harus melakukan blokir terhadap sejumlah area. Misalnya, taman, rak buku, maupun bawah tempat tidur. Ingat, pada dasarnya kelinci akan mencoba untuk mengunyah segala sesuatu yang berada di dalam jangkauannya.

Lindungi tumbuhan yang Anda tanam dengan menggunakan pelindung plastik, strip 2×4, atau furring. Pastikan juga untuk menutup pintu kamar tidur Anda, termasuk menutup lemari buku dan semua kabel yang ada.

3. Atur Pola Diet Sehat

Sangat penting untuk mengatur pola diet sehat pada kelinci agar kesehatannya selalu terjaga. Pilih jerami segar sebagai makanan utama kelinci Anda. Jika Anda memelihara bayi kelinci, berikan alfalfa, sedangkan rumput timothy, rumput jerami, atau jerami gandum diberikan pada kelinci dewasa.

Agar lebih mudah diakses, gunakan pengumpan jerami besar. Untuk menghindari rasa bosan, tambahkan sayuran hijau pada jerami atau palet kaya serat (dengan jumlah terbatas untuk kelinci dewasa) secara berkala, setiap dua kali seminggu.

4. Berikan Wortel

Selain sayuran hijau, wortel juga sangat baik untuk pertumbuhan kelinci. Pasalnya, di dalam wortel terkandung vitamin A dan kadar gula yang sangat baik untuk meningkatkan kesehatan dan memaksimalkan tumbuh kembang.

5. Menyediakan Air Minum

Via pixfeeds.com

Kelinci tidak hanya membutuhkan makanan, tetapi juga air minum. Pastikan untuk menyediakan air minum dan menggantinya secara berkala. Menjaga kebersihan air minum sangat penting agar kelinci terhindar dari masalah kesehatan yang disebabkan bakteri dan kuman.

6. Menyiapkan Kotak Kotoran

Hal lain yang tak kalah penting adalah menyiapkan kotak kotoran. Dengan adanya kotak kotoran, kelinci tidak akan buang air sembarangan. Kotoran pun dapat terlokalisir dengan baik. Sebaiknya, tempatkan kotak kotoran di tempat yang mudah terjangkau, seperti pojok ruangan atau pinggiran kandang.

Agar kotoran tidak mengotori kandang atau alas, beri beberapa lembar koran. Jangan lupa untuk mengisinya dengan jerami agar kelinci dapat tinggal dengan nyaman. Selain jerami, bahan bubur kayu daur ulang dan lembaran kayu pinus pun dapat dijadikan sebagai alternatif.

7. Siapkan Tempat Bermain

Berada di dalam lingkungan yang sama setiap hari dapat menyebabkan kelinci merasa bosan. Cara terbaik untuk mengatasinya adalah dengan menyiapkan tempat bermain.

Manfaatkan kardus sebagai tempat bermain kelinci. Mereka akan bermain dengan cara mengigiti lapisan kardus. Selain dapat dijadikan sebagai arena bermain, kardus pun berfungsi sebagai tempat persembunyian.

8. Membersihkan Kandang

Kebersihan kandang sangat penting bagi kesehatan kelinci. Anda wajib membersihkan kandang secara berkala. Dengan begitu, kandang kelinci selalu bersih dari kotoran maupun makanan yang tumpah.

Sisakan sedikit area yang tidak perlu dibersihkan. Hal ini dilakukan agar kelinci Anda mengenali wilayahnya sendiri. Persis seperti kucing dan anjing, kelinci pun menandai wilayahnya dengan bau.

Selama proses pembersihan, Anda bisa mengajak kelinci berjalan-jalan atau membebaskan mereka di ruang terbuka. Biarkan mereka bermain, dan melompat ke sana ke mari.

Yang terpenting, Anda harus memastikan lokasi bermain kelinci aman dari benda berbahaya yang dapat melukainya, termasuk hewan predator.

9. Menjaga Suhu Kandang

Kandang kelinci yang baik untuk pertumbuhan tidak hanya bersih, melainkan juga terjaga suhunya. Hal ini wajib diperhatikan, terutama bagi Anda yang menggunakan kandang di luar ruangan. Suhu yang tepat bagi kelinci berada di kisaran antara 15.5 hingga 18.3 derajat celcius. Kelinci lebih tahan terhadap suhu dingin ketimbang panas.

Suhu yang terlalu panas dapat menyebabkan kelinci stres dan meningkatkan risiko gangguan pencernaan, enteritis. Perubahan suhu dari panas ke dingin secara drastis pun dapat memengaruhi pola makan kelinci.

Salah satu cara agar kelinci tetap nyaman adalah dengan meletakkan kandang di tempat yang sejuk atau menggunakan kandang terbuka dengan vegetasi sebagai atap alami.

10. Beri Vitamin

Via livestrong.com

Tidak hanya manusia saja yang membutuhkan vitamin, hewan peliharaan pun demikian. Di pasaran, ada banyak jenis vitamin khusus untuk kelinci. Mulai dari vitamin A untuk kesehatan mulut dan paru-paru, vitamin C yang efektif meredakan sekaligus mencegah stress, dan vitamin E untuk meningkatkan imunitas.

Kelinci yang hanya diberi pakan palet lebih rentan kekurangan vitamin D. Agar terhindar dari masalah ginjal, penurunan kesehatan tulang dan otot, Anda wajib memberikan suplemen yang mengandung vitamin D. Namun, penggunaan vitamin ini harus sesuai dengan dosis yang berlaku.

Selain sejumlah cara di atas, Anda pun sangat dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan secara berkala ke dokter hewan. Hal ini dilakukan untuk menghindari penyakit yang biasa menyerang kelinci. Dengan melakukan kontrol dokter, kesehatan kelinci lebih terjaga dan terpantau.

Nah, ternyata merawat dan memelihara kelinci tidak sesulit bayangan, bukan? Kini, Anda tak perlu ragu lagi. Yuk, pelihara kelinci! Selamat mencoba, jangan lupa share ya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *