Via petnet.io

Cara Merawat dan Memelihara Kucing Persia

Selain kucing Anggora, kucing Persia termasuk ke dalam salah satu jenis kucing yang paling banyak dipelihara. Maklum saja, selain menggemaskan, kucing Persia pun memiliki jangka hidup yang panjang, yakni mencapai 20 tahun.

Tak heran jika kucing Persia dipilih sebagai “teman hidup” oleh sebagian besar orang di dunia. Meskipun perawatan kucing Persia tidak mudah dan cukup menguras kantong, tetapi hal ini tidak menyurutkan pesonanya. Sebaliknya, orang-orang justru beranggapan bahwa hal tersebut layak dilakukan.

Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Merawat Kucing Persia

Sayangnya, masih banyak orang yang kerap melakukan kesalahan saat merawat kucing Persia. Umumnya, sebagian kesalahan tersebut dilakukan oleh pemula karena faktor ketidaktahuan.

Agar Anda terhindar dari kesalahan yang sama, berikut sederet kesalahan yang sering dilakukan.

Memotong Kumis Kucing Persia

Terkadang kumis kucing memiliki bentuk dan panjang yang tidak sama sehingga membuat pemiliknya cukup risih. Namun, jangan pernah memotong kumis kucing!

Pasalnya, di setiap helaian kumis kucing terdapat kumpulan saraf yang berfungsi sebagai keseimbangan dan kemampuan untuk menilai jarak, kemampuan melihat saat malam, dan refleks. Jika Anda mencukur kumis kucing, kucing Persia akan merasa tidak nyaman, takut, dan terintimidasi.

Menggunakan Air Panas Ketika Memandikan Kucing Persia

Kucing Persia sensitif terhadap suhu. Jika Anda hendak memandikan kucing Persia, gunakan air hangat dan hindari air yang terlalu panas atau dingin.

Menggunakan Sampo Manusia pada Kucing Persia

Kucing Persia memiliki pH kulit yang rendah sehingga tidak tahan terhadap sifat asam. Anda tidak boleh menggunakan sampo manusia untuk membersihkan bulu kucing Persia.

Sampo manusia memiliki sifat asam yang dapat menyebabkan kulit kucing Persia iritasi dan menghilangkan kelembapan alaminya. Pastikan untuk menggunakan sampo khusus kucing yang tersedia di pasaran.

Nekat Mencukur Bulu Kucing Persia Sendiri

Kucing Persia memang dikenal memiliki bulu yang lebat dan indah. Namun, tak jarang karena alasan tertentu, misalnya bulu kucing terlalu kusut atau ingin tampilan yang berbeda, pemilik mencukur bulu kucing.

Bulu kucing boleh dipotong agar tampak lebih rapi, tetapi pastikan untuk menyerahkan masalah ini pada ahlinya. Jangan sampai Anda nekat melakukannya sendiri karena kulit kucing Persia sangat tipis sehingga mudah terluka secara tidak sengaja.

Cara Memelihara Kucing Persia

Bagi Anda yang tertarik untuk memelihara kucing Persia, cobalah sederet cara merawat kucing Persia berikut ini.

1. Siapkan Kandang

Via amazon.com

Sebelum memelihara kucing Persia, pastikan untuk menyiapkan kandang. Letakkan kandang di tempat yang nyaman. Hindari tempat yang lembab. Pastikan agar ventilasi di sekitar kandang baik.

Jika Anda memutuskan tidak menggunakan kandang, siapkan tempat tidur yang empuk, bersih, dan nyaman. Di pagi hari biarkan kucing Persia bermain di halaman. Sinar mentari sangat baik untuk kucing Persia.

2. Siapkan Tempat Buang Air

Setelah menyiapkan kandang, hal selanjutnya yang harus Anda lakukan adalah menyiapkan tempat buang air. Kucing merupakan makhluk yang mengikuti kebiasaan maka pastikan untuk mengajarkan kucing Persia untuk buang air di tempat yang semestinya.

Siapkan wadah pasir yang cukup besar kemudian beri pasir secukupnya. Di pasaran tersedia banyak pasir, tetapi pasir zeolit yang paling umum digunakan.

Untuk menjaga kebersihan, ganti pasir tiga kali dalam sebulan. Namun, jika dana terbatas, tidak masalah untuk menggunakan pasir yang telah dicuci bersih.

3. Siapkan Tempat Minum

Pastikan untuk menyediakan tempat minum, tak jauh dari kandang dan tempat makan. Hal ini untuk memudahkan kucing Persia mengingat letak. Selain air putih, Anda bisa memberikan susu khusus kucing, terutama jika kucing Persia Anda masih bayi.

Hindari memberikan susu manusia pada kucing Persia untuk menghindari gangguan pencernaan, muntah, dan diare yang berujung kematian.

4. Siapkan Pakan

Jangan lupa untuk menyiapkan pakan kucing Persia yang dapat Anda beli di pet shop. Ada banyak merek yang beredar di pasaran dengan harga bervariasi. Umumnya, semakin mahal suatu produk maka semakin lengkap kandungan nutrisinya.

Untuk bayi kucing Persia, sebaiknya diberi makanan basah lebih dulu untuk memudahkannya mengunyah dan mencerna makanan. Pastikan untuk membeli pakan kucing Persia sesuai dengan umurnya. Jika Anda ingin mengganti pakan, lakukan secara perlahan. Hal ini untuk mencegah kucing Persia mengalami diare.

5. Mandikan Secara Berkala

Via hacksforcats.com

Merawat kucing Persia tidak hanya memberikan makan dan minum, melainkan juga menjaga kebersihannya. Meskipun kucing Persia dapat membersihkan dirinya sendiri, tetapi ada kalanya bulu kucing Persia terkena kotoran membandel. Untuk menjaga kebersihannya, mandikan kucing Persia dengan sabun khusus.

Setelah mandi, pastikan untuk mengeringkan bulunya dengan handuk bersih atau hair dryer. Hal ini dilakukan supaya kucing Persia tidak sakit karena kedinginan, termasuk mencegah bulu kucing terkena jamur akibat lembab.

6. Sisir Bulu Kucing Persia

Bulu kucing Persia dikenal sangat lebat sehingga mudah kusut. Sementara kemampuan kucing Persia untuk merawat bulunya sendiri sangat terbatas. Untuk menjaganya tetap rapi, pastikan untuk menyisir bulu tersebut menggunakan sisir khusus kucing dua kali sehari. Sisir ini dapat Anda temukan di pet shop dengan harga terjangkau.

7. Beri Vitamin

Terkadang kesehatan kucing Persia dapat menurun drastis, meskipun Anda telah memberikan pakan berkualitas. Salah satu penyebabnya adalah perubahan cuaca yang ekstrem. Jika kucing Persia Anda tiba-tiba tidak nafsu makan dan tampak kesakitan, jangan biarkan tanpa penanganan. Sebelum membawanya ke dokter hewan, tidak ada salahnya untuk memberikan kucing Persia vitamin.

Umumnya, vitamin ini mengandung nutrisi lengkap yang dibutuhkan kucing Persia. Selain berfungsi untuk meningkatkan sistem imun, vitamin pun dapat merangsang nafsu makan. Anda dapat memberikannya secara berkala sesuai anjuran.

Sebagian besar kucing yang sulit makan maupun mengalami masalah kesehatan ringan akan kembali normal setelah mengonsumsi vitamin. Namun, jika tidak ada perubahan, segera bawa kucing Persia Anda ke dokter hewan untuk pertolongan lanjutan.

8. Beri Vaksin

Vaksin sangat penting bagi kucing Persia. Vaksin berguna untuk menjaga daya tahan tubuh kucing dari serangan virus dan kuman penyakit. Vaksin yang wajib diberikan untuk kucing Persia, meliputi vaksin rabies, vaksin Feline Panleukopenia-Herpesvirus-Calicivirus (FVRCP), dan vaksin feline leukemia.

9. Beri Perhatian

Kucing Persia tidak hanya membutuhkan makan dan minum, tetapi juga perhatian dari pemiliknya. Sekalipun Anda sibuk, luangkan waktu untuk bermain bersamanya. Jika tidak memungkinkan, biarkan kucing Persia bermain di halaman. Agar kucing Persia merasa senang, berikan mainan tikus, bola, atau kardus.

10. Kontrol Dokter Hewan

Via snapcats.org

Serupa dengan manusia, kucing Persia pun membutuhkan pemeriksaan dokter secara berkala. Hal ini untuk mencegah kucing Persia terkena gangguan kesehatan, terutama ketika peralihan musim. Dengan melakukan kontrol dokter, kesehatan kucing Persia akan terjaga.

Itulah sederet cara memelihara kucing Persia yang dapat Anda jadikan sebagai rujukan. Dalam merawat kucing Persia dibutuhkan ketelatenan dan kesabaran. Selamat mencoba dan klik bagikan ya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *