in

Sudah Saatnya Hidup Sederhana Demi Masa Depan, Ini 7 Alasannya

Via gobankingrates.com

Manusia memang tidak pernah merasa puas. Ada yang bilang, semakin besar gaji yang didapat maka akan semakin besar pula pengeluaran. Bila sebelumnya puas dengan menaiki kendaraan umum atau motor, setelah gaji naik sebagian besar orang akan mulai mencicil rumah dan mobil. Sehingga begitu hari gajian tiba, uangmu habis untuk cicilan.

Belum lagi dengan gaya hidup yang memaksa terus beradaptasi. Kalau tidak, kamu takut untuk dipandang rendah. Seperti nongkrong di coffee shop, datang konser, makan-makanan yang pricey, liburan mewah, atau bahkan belanja baju, tas dan aneka pernik fashion lainnya yang bermerek. Sesekali memang aktivitas tersebut diperlukan, tapi kalau berlebihan akan menguras kantung dan kamu akan pusing dengan tagihan kartu kreditmu.

Jika tak mau hidup menanggung tunggakan, selain dengan menghasilkan uang lebih, sudah saatnya bagimu untuk mulai hidup hemat dan sederhana. Hidup sederhana nggak memalukan kok, ini malah suatu bentuk dimana kamu mulai memikirkan masa depan untuk memiliki tabungan. Nah, ini tujuh alasan yang bisa menguatkan kamu memiliki gaya hidup sederhana.

1. Orang Yang Hidup Hemat Ternyata Tidak Rentan Terkena Stres. Kamu Tentu Tak Ingin Menambah Stres Yang Kamu Rasakan Di Tempat Kerja

Via pablobeachinsurance.com

Tagihan demi tagihan, cicilan demi cicilan, setiap bulan kamu harus berkutat dengan problem itu jika terus menerus mempertahankan gaya hidup yang boros. Hal ini tentu membuatmu rentan terkena stres. Berdasarkan sebuah studi, masalah keuangan menjadi masalah utama pemicu stres setiap tahunnya.

Sebanyak 64 persen orang Amerika bahkan menganggap uang merupakan sumber yang sangat signifikan sebagai penyebab stres. Kalau rasa malumu itu muncul, coba bayangkanlah bagaimana hidupmu akan lebih bahagia tanpa cicilan.

2. You Only Live Once, Jadi Hiduplah Yang Berarti. Kamu Bisa Meluangkan Waktumu Untuk Hal-Hal Yang Lebih Bermanfaat dengan Hidup Sederhana

Via digitaltrends.com

You Only Live Once. Slogan itu yang biasa diteriakkan oleh para generasi milenial. Namun, seringkali salah diartikan sebagai hidup bebas dengan melakukan hal-hal menyenangkan yang bersifat materialis. Seperti shopping atau nongki-nongki. Padahal, karena kamu hanya hidup sekali, maka sudah seharusnya hidup yang lebih berarti.

Waktumu yang biasa digunakan untuk berkeliling mall atau jalan-jalan ini bisa dialokasikan untuk keluarga, teman-teman, pasangan atau bahkan dirimu sendiri. Kamu juga bisa melakukan hal-hal yang menjadi passionmu atau mengikuti kursus bahasa/ketrampilan sebagai penambah skill. Ini tentu lebih berguna bagi masa depanmu.

3. Nggak Mengeluarkan Uang Semena-mena Adalah Bentuk Pencegahan & Persiapan Kalau Ada Kemungkinan Buruk Terjadi Pada Hidupmu

Via gobankingrates.com

Mencegah tentu lebih baik daripada mengobati. Berbicara masa depan jelas penuh dengan kemungkinan-kemungkinan yang tak pasti. Bisa saja kamu mengalami kecelakaan sehingga tak bisa melanjutkan pekerjaan atau dipecat dari perusahaanmu bekerja karena bangkrut atau hal-hal buruk lainnya yang tak diinginkan.

Kalau tiba-tiba itu terjadi tanpa persiapan tabungan sebelumnya, kamu bisa stres. Inilah pentingnya hidup hemat, kamu bisa menyisihkan uang untuk tabungan masa depan. Kamu juga nggak bisa selamanya di sebuah instansi atau perusahaan. Uang ini bisa jadi modal buat kamu untuk mulai melakukan investasi atau berbisnis sendiri.

4. Orang Lain Memang Hanya Mampu Memberi Judgment, Tapi Kamu Yang Menjalani Kehidupan Ini

Via positivechick.com

Apapun yang kamu lakukan, para netizen yang mengomentarimu itu hanya mampu memberikan kritik dan saran namun tak menanggung akibatnya. Yang menjalani kehidupanmu ini ya kamu sendiri. Jadi ngapain malu kalau dicap pelit atau kere karena nggak mau diajak hura-hura. Kalau uangmu habis, toh mereka nggak akan membayar tagihan kartu kreditmu.

5. Sebagian Besar Orang-Orang Sukses Memiliki Gaya Hidup Yang Hemat

Via heavy.com

Meski kamu punya uang yang melimpah, nggak ada salahnya untuk hidup hemat. Seperti yang dilakukan oleh pendiri facebook, Mark Zuckerberg yang kini menjadi konglomerat. Kamu pasti berpikir dia memiliki rumah mewah, mobil mewah, dan bahkan baju-baju bermerek yang mahal. Tapi kenyataannya tidak, ia berpenampilan sederhana

Pernikahannya pun juga sederhana dan dilakukan di halaman belakang rumahnya. Menurut Mark, kamu harus lebih mencintai apa yang dilakukan bukan apa yang dimiliki. Ini tentu akan membuatmu jauh lebih sukses. Karena kalau mengejar materi, nggak akan ada habisnya.

6. Anti Panik Kalau Tiba-Tiba Harus Hidup Susah

Via huffingtonpost.com

Meskipun sudah investasi atau pun memiliki bisnis sendiri, bisa jadi keduanya gagal. Uang tabunganmu pun bisa jadi habis untuk menutupi kerugian akibat itu. Kalau kamu sudah terbiasa hidup sederhana tanpa sederet privilege, kepanikan dan frustasi nggak akan dialami. Hidup susah lalu bangkit kembali pun tak ada masalah. Begitu pula bila kamu sudah berpasangan, meski sedang susah, hidup mandiri tanpa sokongan dari orang tua pun nggak sulit untuk dilakukan.

7. Banyak Orang Bilang Hidup Sederhana Ini Nggak Bikin Hepi. Tapi, Kenyataannya Kebahagiaan Itu Bukan Dari Materi

Via pruvintej.blogspot.com

Pada dasarnya, kebahagiaan itu memang nggak diukur dari materi. Kalau diukur dari materi, manusia nggak akan pernah bahagia karena selalu merasa serba kekurangan. Hidup hemat dan sederhana pun bukan berarti orang yang pelit terhadap diri sendiri. Kamu cuma pandai mengontrol dan menahan diri untuk nggak terlalu berlebihan.

Gaya hidup konsumtif tentu nggak baik bagi kesehatan finansial. Di samping itu, justru dengan berhemat, maka kamu bisa berbagi dengan orang lain yang lebih kekurangan. Ini adalah kebahagiaan sesungguhnya.

Itulah tadi tujuh alasan mengapa hidup sederhana itu jauh lebih membahagiakan. Bagaimana? Apa masih ingin menghambur-hamburkan uang untuk kesenangan yang sifatnya sementara? Jangan lupa share dan komen ya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *